Monday, August 8, 2022
spot_imgspot_imgspot_img
spot_img
HomePendidikanReuni Alumni SPbMA Jogja, SMP Bogem dan SMP Pancapana Meriah

Reuni Alumni SPbMA Jogja, SMP Bogem dan SMP Pancapana Meriah

BERNASNEWS.COM – Acara reuni alumni SPbMA (Sekolah Perkebunan Menengah Atas) Yogyakarta, SMP Bogem dan SMP Pancapana di Wisma Yoso Putro Cupuwatu, Purwomartani, Kalasan, Sabtu 11 Desember 2021, berlangsung meriah. Reuni yang dihadiri ratusan alumni dari semua angkatan itu untuk melepas kangen karena ada yang sudah 50 tahun tidak bertemu sejak lulus sekolah.

“Reuni hanya untuk saling melepas kangen setelah dua tahun tidak bertemu. Bahkan ada yang dari Riau dan Jakarta sudah 50 tahun tidak ketemu dan baru kali ini ketemu sejak lulus tahun 1971,” kata Hendricus Mulyono yang akrab disapa Mbah Mul selaku tuan rumah reuni pada Sabtu, 11 Desember 2021.

Suasana reuni alumni SPbMA Jogja di Wisma Yosoputro Cupuwatu, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Sabtu 11 Desember 2021. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Menurut Mbah Mul, para alumni yang sudah berusia rata-rata di atas 60 tahun tersebut patut bersyukur karena dalam usia seperti ini masih bisa bertemu dan berkumpul untuk saling melepas rindu dan berbagi cerita pengalaman selama sekolah maupun perjalan hidup sehingga masih tetap sehat hingga sekarang dan diberi rahmat usia yang panjang.

“Dalam usia seperti sekarang kita perlu banyak berkumpul untuk melepas kangen karena sudah tidak ada yang dipikirkan lagi lebih serius. Kita perlu banyak refseshing agar pikiran selalu ceria dan jiwa raga tetap sehat,” kata Mbah Mul yang mantan Manajer PSS Sleman ini.

Suasana reuni alumni SPbMA Jogjadi Wisma Yosoputro Cupuwatu, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Sabtu 11 Desember 2021. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Selain diisi hiburan dengan lagu-lagu lawas, acara reuni juga diisi dengan kisah kasih di sekolah yang disampaikan beberapa waakil alumni dan mantan guru SPbMA Jogja yang masih yakni Suwandi yang kini sudah berusia 81 tahun/

Menurut Suwandi yang mengajar di SPbMA Jogja sejak tahun 1966 hingga 1983 mengaku yang paling diingat selama mengajar di SPbMA adalah siswa/siswi SPbMA dikenal sebagai tukang gelut. Bahkan Suwandi mencatat selama 17 tahun ia di SPbMA terjadi 13 kali siswa SPbMA gelut dengan siswa sekolah lain.

Suasana reuni alumni SPbMA Jogja di Wisma Yosoputro Cupuwatu, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Sabtu 11 Desember 2021. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Setelah dipikir-pikir kemudian, menurut Suwandi, ternyata karena mental “tukang gelut” itulah alumni SPbMA kemudian menjadi orang-orang sukses. “Mereka punya mental pantang menyerah, tidak mau kalah, punya daya juang, pekerja keras. Buktinya setelah di masyarakat mereka menjadi orang-orang sukses,” kata Suwandi.

Suasana reuni alumni SPbMA Jogja di Wisma Yosoputro Cupuwatu, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Sabtu 11 Desember 2021. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Suasana acara reuni tampak meriah dan para peserta begitu akrab, menyatu dan saling bercanda. Tidak ada sekat-sekat perbedaan di antara mereka. Acara reuni juga ditandai dengan pelepasan belasan ekor burung perkutut yang selama ini dipelihara oleh Mbah Mul. Acara yang berlangsung santai itu diakhiri dengan makan siang bersama dengan menu sate ayam dan lontong serta soto. (lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments