Friday, May 20, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsRatusan Warga Sleman secara Serentak Membersihkan Sungai di 10 Titik

Ratusan Warga Sleman secara Serentak Membersihkan Sungai di 10 Titik

bernasnews.com – Ratusan warga Kabupaten Sleman bersama Komunitas Sungai yang tergabung dalam Forum Komunitas Sungai Sleman (FKSS) menggelar Aksi Bersih Sungai Serentak (ABSS) di 10 titik sungai pada Minggu (13/3/2022) pagi mulai pukul 07.00 hingga pukul 11.00 WIB.

ABSS tersebut dilakukan mulai dari hulu hingga hilir di dua alur sungai, yakni Sungai Pelang yang berhilir di Gajahwong wilayah Sleman dan Sungai Kuning. Pada alur Sungai Pelang hingga Gajahwong akan melibatkan 6 komunitas sungai di masing-masing titik. Mulai dari Komunitas Pelang Pandansaren, Pakembinangun, lalu menuju Pelang Turen Sardonoharjo. Lanjut ke Sungai Pelang Dayu, Sinduharjo, Pelang Joho, Condongcatur, Pelang Santren, Pelemkecut, Caturtunggal dan berajhir di Sungai Gajahwong Ambarukmo, Depok.

Bersih Sungai di Sungai Gajahwong, Padukuhan Ambarrukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman, Minggu (13/3/2022) pagi. Foto; AG Irawan

Sedang untuk Sungai Kuning dilaksanakan di 4 komunitas sungai, mulai dari hulu di Grogolan Umbulmartani, Ngemplak, Sungai Kuning Sempu, Wedomartani, Sungai Kuning Sendangtirto dan berakhir di Sungai Kuning Dawukan, Berbah, Sleman. Ada pula satu komunitas di Sungai Bedog Jogokerten, Trimulyo Sleman.  Jika tiap komunitas mampu mengerahkan 50 orang warga setempat, maka ada sekitar 500 orang akan turun ke sungai untuk membersihkan sampah sungai di Sleman.

Aksi Bersih Sungai Kuning, Sempu, Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Minggu (13/3/2022) pagi. Foto: AG Irawan

Aksi tersebut rencana akan dihadiri Kepala DLH Sleman dan jajaran kewilayahan setempat. Aksi serentak ini bertujuan untuk kian meningkatkan rasa peduli akan kelestarian sungai. Juga mengajak warga setempat, khususnya yang wilayahnya dilewati aliran sungai merasa memiliki sungai. Karena sungai merupakan “nadinya bumi”. Ibarat tubuh manusia, jika aliran nadinya terganggu, maka akan menimbulkan beragam gangguan kesehatan pada bagian tubuh yang lain.

Demikian juga dengan sungai. Jika aliran sungai terganggu, mulai dari sampah, limbah, alih fungsi aliran juga terdesak permukiman bahkan gangguan lain, maka kehidupan makhluk lain, termasuk di dalamnya manusia, juga akan terganggu.

Sungai juga tempat mengalirnya air. Mulai dari hulu (atas), tengah hingga hilir (bawah). Maka warga yang tinggal di tengah hingga hilir punya kewajiban menjaga mata air yang berada di hulu. Keberadaan mata air yang besar dan melimpah di atas tidak akan terdistribusi sampai bawah dengan lancar jika aliran sungai tidak terawat baik.

Sejumlah warga mengangkat sampah yg dari bawah jembatan Jalan Afandi, Santren, Pelemkecut, Caturtunggal, Depok, Sleman, Minggu (13/3/2022) pagi. Foto: AG Irawan

Maka semua eleman masyarakat harus saling berkomunikasi, bersinergi dan bekerjasama dalam merawat dan menjaga aliran sungai. Edukasi sungai harus terus dilakukan dengan beragam pola dan skema. Sehingga kepedulian para pihak, mulai warga yang tinggal di pinggir sungai, komunitas peduli sungai, pemerintah, dunia usaha juga media massa, harus terus ditingkatkan. Semua dilakukan guna melestarikan keberadaan “nadi bumi” yang terus menghidupi pertiwi.

Kepala DLH Sleman Dra.Epiphana Kristiyani, MM juga berkesempatan hadir langsung di sejumlah titik sungai. Pihaknya mengapresiasi gerakan masyarakat terutama warga yang tinggal di pinggir sungai untuk terus peduli dengan kelestarian lingkungan.

Bersih Sungai Kuning di Padukuhan Blendangan, Tegaltirto, Berbah, Sleman, Minggu (13/3/2022) pagi. Foto; AG Irawan

“Gerakan pelestarian lingkungan butuh konsistensi dan daya tahan. Jadi kita perlu terus bersinergi. Saya sangat berterimakasih pads warga yang mau membentuk komunitas peduli sungai dan terus bergerak untuk kelestarian lingkungan,” terang Epiphana.

Sungai merupakan ekositem terlengkap di bumi ini. Tak sebatas vegetasi dan biota air yang hidup di sungai. Bahkan tercatat sejumlah biota udara dan beberapa burung serta serangga menjadikan kejernihan air sungai sebagai tumpuan kehidupan. (AG Irawan)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments