Home Pendidikan Raker jadi Pijakan Barahmus DIY untuk Menciptakan Kebersamaan

Raker jadi Pijakan Barahmus DIY untuk Menciptakan Kebersamaan

92
0
Sekretaris Dinas Kebudayaan DIY (Kandha Kabudayaan) Cahyo Widayat SH MSi mewakili Plt Kepala Dinas Kebudayaan DIY Sumadi SH MH membuka Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Museum Barahmus DIY dengan memukul gong di Hotel Grand Aston Yogyakarta, Selasa (13/10/2020). Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Tahun 2020 museum dihadapkan pada tantangan baru dengan adanya pandemi Covid-19. Hal ini membuat museum harus menerapkan protokol kesehatan demi keamanan bersama saat dibuka kembali untuk umum, setelah sempat tutup beberapa bulan.

Dan Dinas Kebudayaan DIY telah berupaya memberikan semangat untuk kembali menggerakkan museum melalui 34 kegiatan lomba daring atau luring yang tersebar di 34 museum melalui duta museum DIY. Edukator museum juga terus berusaha untuk mengedukasikan koleksi museum dengan rangkaian kegiatan webinar yang telah maupun yang akan dilaksanakan ke depan.

“Kajian-kajian Barahmus yang akan dilakukan meliputi kajian standarisasi museum, kajian pengembangan virtual museum dan kajian panduan operasional museum pada masa adaptasi kebiasaan baru merupakan wujud komitmen Dinas Kebudayaan DIY dalam membantu museum melalui dana keistimewaan DIY tahun 2020,” kata Sumadi SH MH, Plt Kepala Dinas Kebudayaan DIY, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Cahyo Widayat SH MSi, Sekretaris Dinas Kebudayaan DIY (Kandha Kabudayaan), dalam acara pembukaan Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Museum Barahmus DIY di Hotel Grand Aston Yogyakarta, Selasa (13/10/2020).

Sekretaris Dinas Kebudayaan DIY (Kandha Kabudayaan) Cahyo Widayat SH MSi yang mewakili Plt Kepala Dinas Kebudayaan DIY Sumadi SH MH foto bersama Dewan Penasehat Barahmus DIY M Wirmon Samawi SE MIB, Dewan Pengawas GPH Harimurti dan Ketua Umum Dewan Pengurus Asosiasi Museum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo SPd MPd serta para pengurus lainnya dan panitia raker usai membuka Kerja (Raker) Asosiasi Museum Barahmus DIY dengan memukul gong di Hotel Grand Aston Yogyakarta, Selasa (13/10/2020). Foto : Istimewa

Menurut Sumadi, rapar kerja Baramus merupakan salah satu wadah untuk menjalin silaturahmi dan bertukar informasi terkait dengan perkembangan permuseuman di DIY. Dan diharapkan raker Barahmus DIY menjadi pijakan semangat untuk menciptakan suasama kebersamaan, semangat gotong-royong dan solidaritas sesuai dengan semangat peringatan Hari Museum Indonesia : Museum dan Solidaritas.

(Baca juga : Museum sebagai Cermin Peradaban dan Tempat Pembentukan Karakter)

“Komitmen insan-insan permuseuman sangat dibutuhkan untuk menjadikan museum di DIY lebih kreatif, imajinatif dan menginspirasi dalam mengkomunikasikan koleksi kepada masyarakat, terlebih lagi di tengah pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhir,” kata Sumadi.

Ketua Umum Dewan Pengurus Asosiasi Museum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo SPd MPd dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, mengatakan, rapat kerja yang dihadiri 50 peserta antara lain Dewan Penasehat M Wirmon Samawi SE MIB, Dewan Pengawas GPH Harimurti dan 36 Kepala Museum Anggota Barahmus DIY berlangsung 2 hari, Selasa-Rabu (13-14/10/2020). Seusai acara pembukaan dilanjutkan dengan seminar nasional Hari Museum Indonesia ke-5 di Jakarta via zoom. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here