Home News Putri Petani Sayur di Kulon Progo, Berhasil Masuk Kuliah Tanpa Biaya di...

Putri Petani Sayur di Kulon Progo, Berhasil Masuk Kuliah Tanpa Biaya di UNY

278
0
Diah Ayuning Tyas (Ayu) mahasiswa program studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNY melalui jalur SNMPTN tahun 202, diapit oleh kedua orang tuanya. (Foto: Kiriman Humas UNY)

BERNASNEWS.COM — Jargon ‘orang miskin dilarang kuliah’ pernah mengemuka beberapa tahun lalu di tengah mahalnya biaya menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Namun semenjak ada Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) jargon itu kini tidak berlaku lagi, artinya bahwa seseorang bisa mendapatkan beasiswa KIPK yang memberikan akses kuliah gratis bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan.

Salah satu mahasiswa yang mendapatkannya adalah Diah Ayuning Tyas, yang diterima di program studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2021. Perjuangan Ayu, demikian panggilan akrabnya, untuk masuk UNY juga tidak mudah karena sebelumnya dia berkeinginan agar diterima sebagai salah satu mahasiswa program kedinasan.

Namun saat kelas XII, gadis kelahiran Kulon Progo 25 Mei 2003 tersebut berubah pikiran karena program kedinasan tersebut tidak dibuka pada tahun 2020 lalu. Apalagi didukung kekhawatiran orang tuanya jika setelah diterima bekerja kemudian ditempatkan di luar Jawa. “Akhirnya saya memilih mendaftar di universitas,” ungkap Ayu, melalui rilis yang dikirim Rabu (21/7/2021).

Padahal sejak duduk di kelas XI sistem pembelajaran di sekolah Ayu berubah menjadi online akibat pandemi Covid-19 sehingga perlu belajar ekstra untuk memahami materinya. Selain nilai rapot rerata 81,3, Ayu juga mempunyai prestasi sebagai juara 2 kejuaraan softball tingkat Provinsi DIY dan juara 2 baseball tingkat Kabupaten Kulon Progo.

Alumni SMAN 2 Wates Kulon Progo tersebut memilih prodi manajemen sebagai pilihan pertamanya. “Saat pengumuman hasil beberapa waktu lalu saya tidak berani melihat karena sudah pesimis duluan,” katanya. Teman sekolah Ayu yang memberitahu, bahwa dirinya diterima dan barulah berani mengakses hasil pengumuman SNMPTN.

Orang tua Ayu merupakan pasangan suami istri Warto dan Susmiyati, yang berprofesi sebagai petani sayuran mendukung tekad putri sulungnya untuk kuliah walau dalam keterbatasan ekonomi.  “Saya berusaha sekuat mungkin mencarikan biaya Ayu untuk kuliah, agar tidak seperti kami yang hanya sebagai petani,” terang Warto.

Sementara itu, Susmiyati mengatakan, bahwa Ayu sejak duduk di SD selalu masuk dalam 5 besar siswa berprestasi di sekolahnya sehingga dia mendukung keinginan Ayu untuk kuliah. “Beruntunglah Ayu mendapatkan informasi tentang KIPK dari guru BK Sigit Setyonugroho di sekolahnya. Sehingga Ayu dapat diterima sebagai mahasiswa UNY tanpa mengeluarkan biaya,” ujar Susmiyati. 

Program studi (prodi) manajemen adalah termasuk salah satu prodi yang difavoritkan calon mahasiswa UNY. Berdasakan data dari Kantor Layanan Admisi UNY, pada tahun 2020 prodi manajemen dipilih oleh 15.475 orang. Sedangkan yang diterima hanya 291 orang, dengan persaingan keketatan satu kursi diperebutkan oleh 54 orang pendaftar. (*/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here