Thursday, August 18, 2022
spot_img
spot_img
HomeNewsPustaka Rohani Kini Semakin Dibutuhkan

Pustaka Rohani Kini Semakin Dibutuhkan

bernasnews.com – Dewasa ini pustaka rohani semakin dibutuhkan di masyarakat. Dengan kehadiran pustaka rohani, akan menambah literasi untuk menemukan wajah Allah, memastikan Allah terus bersama kita dan janji-janjiNya menjadi nyata, serta membaca tanda-tanda zaman.

Di sisi lain, kewirausahaan pustaka rohani perlu melakukan riset pasar praktis. Marketing itu adalah membuat apa yang dapat dijual, dan bukan menjual apa yang dapat dibuat. Selanjutnya harus dicarikan jawaban atas pertanyaaan : siapa yang butuh produk kita, apakah produk yang kita buat dapat memuaskan konsumen. Kemudian jika penulis yakin, segera buat dan lakukan promosi untuk produk kita.

Hal tersebut disampaikan dua pembicara, Dosen FTI UKDW Yogyakarta Budi Sutedjo, S.Kom, M.M. dan Kaprodi S2 Fakultas Bisnis UKDW Yogyakarta Dr. Singgih Santoso, M.M., dalam webinar Kewirausahaan Pustaka Rohani yang diadakan LPPM UKDW, Sekolah Evangelisasi Pribadi Eksekutif Muda Yogyakarta dan BPPKK Kevikepan DIY, Rabu (3/8/2022) pukul 13.00-16.00 WIB. Hari Kamis (4/8) tampil narasumber Y.B. Margantoro dari bernasnews.com dengan materi teknik penulisan. Peserta acara ini sebanyak 17 orang pengajar retret dan guru evangelisasi. Moderator webinar Safitrie Liena Pusung, mahasiswi UKDW Yogyakarta.

Di awal penyampaian materinya, penulis produktif yang masuk MURI Budi Sutedjo bertanya, apa reaksi orang saat mendengar kata “menulis” dan apalagi “wajib menulis”? Mati aku, tertekan, dan pusing deh. Apakah menulis itu benar-benar sulit atau malah dapat jadi kegiatan wisausaha?

“Kewirausahaan itu menjadikan seseorang atau komunitas mampu melihat dan mengolah peluang. Kewirausahaan memberi cara pandang baru untuk melihat kesempatan yang dapat diolah menjadi peluang untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada,” kata dia.

Dia mengakui memang ada citra buruk tentang kewirausahaan, namun di sisi lain, ada fakta positif tentang kewirausahaan. Citra buruk itu antara lain, kewirausahaan dipahami sebagai usaha membuka toko atau berdagang di pinggir jalan. Sedangkan fakta positifnya, kewirausahaan adalah penggerak perekonomian pribadi, keluarga, komunitas, nasional dan berpengaruh luas terhadap semua lini kehidupan masyarakat.        

Singgih Santoso menambahkan, cara praktis melakukan riset pasar secara pribadi adalah searching buku-buku rohani saat ini yang sedang beredar lewat kunjungan secara rutin ke toko-toko buku, lewat search engine (Google, Yahoo, dan lain-lain), lewat marketplace seperti Tokopedia, Shoopee, dan sebagainya. Kemudian dapat juga melakukan focus group discussion (FGD) yakni diskusi kelompok orang yang biasa membeli buku rohani. Selain itu, riset dapat menggunakan google trend.

“Untuk menjadi penulis yang profesional, seseorang mutlak harus tahu dinamika pasar buku di Indonesia. Penulis juga harus dapat beradaptasi dan bukan melawan kemajuan teknologi,” kata penulis buku produktif ini. (mar)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments