Puisi “Guruku” yang Mengharukan dari Anak Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro

    1298
    0
    Violeta Early Vernandes, siswi Kelas 7A SMP Pangudi Luhur Boro, membacakan puisi berjudul "Guruku" pada peringatan Hari Guru Nasional di Aula Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro, Banjarasri, Kalibawang, Kulonprogo, Senin (25/11/2019). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

    BERNASNEWS.COM – Langkah Violeta Early Vernandes begitu pelan. Ketika sampai di depan panggung, dengan suara lembut penuh penghayatan, siswi kelas 7A SMP Pangudi Luhur Kalibawang, Kulonprogo ini membacakan puisi berjudul “Guruku” :

    Terpujilah engkau guru sejati yang memberi teladan hidup; Engkau mendidik, membimbing dan melatih anak-anak penerus bangsa; Engkau wariskan semangatMu untuk para guru di Indonesia; Melayani dengan tulus hati; Terima kasih guru sejati; Engkau pahlawan kehidupan; Engkau jalan kebenaran; Engkaulah garam dan terang dunia.

    Rita Hartati Kostania “Tania”, siswi Kelas 7B SMP Pangudi Luhur I Kalibawang, membacakan puisi degan judul “Guruku” pada peringatan Hari Guru Nasional di Aula Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro, Banjarasri, Kalibawang, Kulonprogo, Senin (25/11/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

    Tak berhenti di situ. Teman Violeta, Rita Hartati Kostania alias Tania kelas 7B di sekolah yang sama melanjutkan puisi dengan judul yang sama:

    Hari ini adalah hari berahmat, Hari Guru Nasional; Semoga bukan sekadar upacara di lapangan kabupaten atau kecamatan, tapi semoga pemerintah peduli terhadap perjuanganmu di sekolah; Yang jelas kami bersyukur hari ini; Aku berdoa bagi bapak/ibu guru beserta keluarga agar bahagia, sejahtera guru-guruku di seluruh Indonesia.

    Yuliana Veanney Samok (kanan), siswi Kelas X Nautika 1 SMK Putra Samudera Gamping, Sleman membacakan puisi berjudul “Guruku” pada peringatan Hari Guru Nasional di Aula Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro, Banjarasri, Kalibawang, Kulonprogo, Senin (25/11/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

    Dan puisi karya Sr M Cristhera OSF, Pimpinan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Banjarasri, Kalibawang, Kulonprogo yang juga Koordinator SD Marsudirini Boro ini dilanjutkan oleh Yuliana Veanney Samok, siswi SMK Putra Samudra Gamping, Sleman :

    Terpujilah enkau bapak/ibu guru; Engkaulah patriot bangsa; Tak pernah lelah engkau memberi diri membimbing, mengasuh, mendidik, melatih dan memotivasi agar anakmu menjadi cerdas; Kesetiaanmu oh guruku menjadi berkat bagiku di sekolah; Bapak/ibu guru, terima kasih kuucapkan atas jasamu yang tiada tara; Bangun karakter generasi muda harapan bangsa.

    Dan bacaan puisi dengan judul “Guruku” itu diakhiri dengan menyanyikan Hymne Guru yang dibawakan anak-anak penghuni Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro.

    Sr M Cristhera OSF, Pimpinan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Banjarasri, Kalibawang, Kulonprogo yang juga Koordinator SD Marsudirini Boro saat menyampaikan sambutan pada acara Penguatan Kapasitas Anak dan Keluarga di Aula Panti Asuhan Brayat Pinuji Boro, Banjarasri, Kalibawang, Senin (25/11/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

    Violeta Early Vernandes, Rita Hartati Kostania “Tania” dan Yuliana Veanney Samok adalah tiga dari sekitar 70 anak Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro. Mereka memperingati Hari Guru Nasional, Senin (25/11/2019), dengan cara yang unik dan mendidik. Bukan dengan upacara seremonial dengan pidato berbusa-busa tanpa makna dari inspektur upacara, tapi diisi dengan kegiatan Penguatan Kapasitas Anak dan Penguatan Kapasitas Keluarga dengan materi khusus tentang UU Teknologi Informasi dan ancaman pidana atas pelanggaran UU tersebut, seperti penyebaran berita bohong atau hoax, menyebar kebencian, penghinaan dan tindak kriminal lainnya terkait UU IT. Materi disampaikan Bripka Nur Setya dan Aipda Tri Wahyudi dari Unit Reskrim Polsek Kalibawang didampingi Babinkamtibmas Desa Banjarasri, Kalibawang Endis Triyanto dan dari Babinsa Banjarasri Tukidi.

    Anak-anak Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji Boro, Banjarasri, Kalibawang, Senin (25/11/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

    Dalam acara yang juga dihadiri ratusan orangtua/wali Panti Asuhan Putri LKSA Banjarasri dan dari Dinas Sosial Kabupaten Kulonprogo itu, Sr M Cristhera OSF menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, terutama di wilayah Kalibawang, Kulonprogo yang dengan penuh tanggungjawab dan kepedulian yang tinggi ikut membina dan mendidik anak-anak di panti asuhan tersebut.

    Karena pendidikan dan pembinaan bagi anak-anak merupakan tanggungjawab bersama. Ia juga berterima kepada Dinas Sosial yang memberi kesempatan kepada LKSA Putri Pinuji Brayat Boro untuk membina dan mendidik anak-anak yang tinggal di panti asuhan secara terarah, dibimbing dan dibekali, cinta pada Pancasila dan mendukung keutuhan NKRI.

    Bripka Nur Setya dan Aipda Tri Wahyudi dari Unit Reskrim Polsek Kalibawang didampingi Babinkamtibmas Desa Banjarasri, Kalibawang Endis Triyanto (kanan) dan dari Babinsa Banjarasri Tukidi, saat menyampaikan materi tentang UU IT, Senin (25/11/2019). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

    Menurut Suster M Cristhera OSF yang baru dua bulan lebih memimpin panti asuhan yang sudah berusia hampir 90 tahun itu, saat ini panti asuhan putri yang dipimpinya dihuni hampir 70 anak putri mulai dari usia 1,5 tahun hingga dewasa dan beberapa anak laki-laki berusia balita. Mereka sekolah mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMP Pangudi Luhur Kalibawang maupun SMA/ SMK hingga perguruan tinggi di luar Boro. “Biaya sekolah mereka ditanggung panti asuhan,” kata Sr M Cristhera OSF.

    Anak-anak panti asuhan berasal dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari sekitar Boro, Wates, Yogyakarta, Magelang, Solo, Jakarta, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Sumba, Flores hingga Papua. “Beberapa hari lalu seorang anak perempuan berusia 1,5 tahun asal Bajawa, Flores, NTT diserahkan oleh ibunya ke panti asuhan ini,” kata Sr M Cristhera OSF. (zbd/lip)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here