Home Pariwisata PT Softex Indonesia Beri Donasi Pakan Satwa kepada GL Zoo

PT Softex Indonesia Beri Donasi Pakan Satwa kepada GL Zoo

313
0
Dirut GL Zoo KMT A Tirtodiprojo (kanan) menerima bantuan pakan satwa dari perwakilan PT Softex Indonesia Ida Kusrini, Jumat (18/12/2020). Foto : Humas GL Zoo.

BERNASNEWS.COM –PT Softex Indonesia memberikan donasi pakan satwa kepada Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan senilai Rp 500 juta itu dilaksanakan secara virtual dalam acara seremonial di kebun binatang tersebut, Jumat (18/12/2020).

Penyerahan donasi ditandai dengan pemberian “kado” berupa tumpeng buah pakan satwa berisi aneka buah-buahan dan sayuran segar. Pakan satwa seperti apel, buah naga, tomat, blimbing dan pisang itu langsung disantap gajah dan orangutan koleksi kebun binatang itu. Ida Kusrini mewakili PT Softex Indonesia hadir dalam acara penyerahan donasi pakan satwa tersebut.

M Zainal Abidin selaku Head of HR, GA & Sustainability Project PT Softex Indonesia mengatakan bahwa di tengah Covid-19 ini banyak sektor yang terimbas, termasuk sektor pariwisata seperti dialami GL Zoo. Karena itu PT Softex Indonesia perlu hadir meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan pakan satwa koleksi GL Zoo, khususnya koleksi satwa endemik asli Indonesia, yakni gajah Sumatra dan orangutan Kalimantan.

Manajer Konservasi GL Zoo Josephine Vanda Tirtayani (kanan) menyerahkan kenang-kenangan boneka gajah dan orangutan kepada Ida Kusrini dari PT Softex Indonesia, Jumat (18/12/2020). Foto : Humas GL Zoo

PT Softex Indonesia merasa  punya tanggung jawab pula dalam pelestarian lingkungan dan keberlangsungan keberagaman flora fauna, khususnya untuk satwa endemik, gajah Sumatra dan orangutan asal Kalimantan.  Supaya kedua jenis satwa endemik koleksi GL Zoo ini mendapat pakan yang  layak dan menyehatkan, sehingga masa  hidupnya bisa lebih panjang.

“Kami ingin menjalin kerja sama dengan GL Zoo sebagai lembaga konservasi yang  sudah terbukti track record-nya,” kata Zaenal, seperti dikutip Humas GL Zoo, dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnws.com.

Dirut GL Zoo KMT A Tirtodiprojo (Joko) mengatakan bahwa kebun binatang yang dikelolanya sempat tidak beroperasional sejak masa pandemi pada 23 Maret-2 Agustus lalu. Sehingga selama hampir 4,5 bulan ditutup GL Zoo sama sekali tidak ada pemasukan sama sekali. Padahal biaya operasional sangat tinggi untuk menggaji karyawan dan perawatan satwa.

Dengan dioperasionalkan kembali sejak 3 Agustus lalu, tutur Joko, jumlah pengunjung belum mencapai target atau hanya 30 persen pengunjung dari keadaan normal. “Berbagai upaya telah kami lakukan agar GL Zoo dapat bertahan dan bangkit dalam era kehidupan tatanan baru atau new normal,” kata Joko.

Perwakilan PT Softex Indonesia Ida Kusrini memberi pakan gajah, disaksikan Dirut GL Zoo KMT A Tirtodiprojo, Jumat (18/12/2020). Foto : Humas GL Zoo

Menurut Joko, pada 20 November lalu terjalin kesepakatan bersama tentang pemberian donasi dari PT Softex Indonesia. Karena itu, Joko berterima kasih kepada PT Softex yang berkenan membantu dengan memberikan donasi pakan satwa untuk orangutan Utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) dan gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis) yang diwujudkan dalam bentuk uang tunai.

Selain itu, bantuan produk dari Softex berupa masker softies, handsanitize, dan tisu basah akan digunakan untuk menunjang protokol kesehatan (Prokes) di lingkungan GL Zoo, khususnya untuk memfasilitasi pengunjung.

Menurut Joko, gajah merupakan satwa koleksinya yang paling banyak mengonsumsi pakan. “Hampir 300 kilogram pe rhari setiap ekor atau 10 persen dari berat badannya,” kata Joko.

Dengan mengonsumsi pakan terbanyak berupa rumput selain buah, dan vitamin lainnya, hewan berbelalai ini menghabiskan dana tidak kurang Rp 10 juta perbulan per ekor. Saat ini GL Zoo mengoleksi 8 ekor gajah dewasa dan satu anakan (bledug) yang lahir pada masa pandemi lalu. Sedangkan orangutan ada 10 ekor. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here