PT Mardohar Catur Tunggal Gaya Salurkan 900 Baju Hasmat Melalui Alumna SMA Stella Duce Angkatan ’76

    150
    0
    Ibu V Titik Walujanti (kanan) mewakili Alumni SMA Stella Duce I Yogyakarta Angkatan 1976 menyerahkan 450 baju hasmat bantuan dari PT Mardohar Catur Tunggal Gaya Jakarta kepada Direktur Karina KAS Romo Yusup Martinus Sutomo Pr (tengah) di Kantor Karina KAS Pringwulung, Condongcatur, Depok, Sleman, Sabtu (21/8/2021). Foto: Istimewa

    BERNASNEWS.COM – PT Mardohar Catur Tunggal Gaya Jakarta membagikan 900 alat pelindung diri (APD) berupa baju hasmat secara gratis kepada para tenaga kesehatan (nakes) maupun relawan yang menangani pasien Covid-19.

    Penyaluran bantuan APD berupa baju hasmat tersebut dilakukan melalui Ibu Catharina Sorta dan Ibu V Titik Waluyanti, mewakili Alumni SMA Stella Duce I Yogyakarta angkatan 1976, masing-masing 450 pcs.

    Selanjutnya Ibu Catharina Sorta akan menyerahkan kepada Yonnie Poetranto (Alumni SMA Kolese De Britto) 450 baju asmat tersebut untuk diteruskan ke 12 posko di wilayah Yogyakarta, sementara Ibu V Titik Waluyanti yang mewakili Alumni SMA Stella Duce Angkatan 76 menyerahkan 450 baju hasmat tersebut kepada Karina KAS (Keuskupan Agung Semarang) untuk selanjutnya disalurkan kepada posko-posko yang menangani Covid-19 di wilayah Keuskupan Agung Semarang.

    Ibu V Titik Walujanti (kanan) mewakili Alumni SMA Stella Duce I Yogyakarta Angkatan 1976 menyerahkan 450 baju hasmat bantuan dari PT Mardohar Catur Tunggal Gaya Jakarta kepada Direktur Karina KAS Romo Yusup Martinus Sutomo Pr (tengah) di Kantor Karina KAS Pringwulung, Condongcatur, Depok, Sleman, Sabtu (21/8/2021). Foto: Istimewa

    Pada Sabtu, 21 Agustus 2021, Ibu V Titik Walujanti sudah menyerahkan 450 baju hasmat dari PT Mardohar Caturtunggal Gaya tersebut kepada Direktur Karina KAS Romo Yusup Martinus Sutomo Pr di Kantor Karina KAS Pringwulung, Condongcatur, Depok, Sleman.

    Menurut Ibu Catharina Sorta, salah satu Alumni SMA Stece 76, penyaluran bantuan APD berupa baju hasmat tersebut merupakan ungkapan simpati kepada para nakes dan relawan yang menangani pasien Covid-19.

    “Kita prihatin dan menangis melihat begitu banyak nakes, hamba Tuhan maupun relawan yang menangani pasien Covid-19 meninggal dunia. Indonesia kehilangan banyak sekali orang baik, profesor, dokter, juru rawat, romo dan relawan tanpa nama. Bantuan ini sebagai bentuk simpati kami kepada para nakes dan relawan yang menangani pasien Covid-19,” kata Ibu Catharina Sorta yang diiyakan Ibu V Titik Walujanti kepada Bernasnews.com, Sabtu (21/8/2021). (lip)


    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here