Home Seni Budaya PSM UPNVY “Vocalista Paradisso” Raih Hasil Gemilang di Jepang

PSM UPNVY “Vocalista Paradisso” Raih Hasil Gemilang di Jepang

692
0
Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UPN “Veteran” Yogyakarta saat tampil di The 2nd Tokyo International Choir Competition Tokyo, Jepang, 26-28 Juli 2019. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Perjuangan dan kerja keras anggota tim Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UPN “Veteran” Yogyakarta, Vocalista Paradisso, membuahkan hasil. Persiapan tak kenal lelah selama empat bulan tak sia-sia dengan meraih kemenangan pada event internasional, The 2nd Tokyo International Choir Competition 2019 di Tokyo, Jepang, 26 sampai 28 Juli 2019.

“Tim Vocalista Paradisso yang beranggotakan 44 orang ini menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia, bersaing dengan paduan suara profesional dari berbagai negara seperti China, Filipina, Latvia, Polandia dan Jepang sebagai tuan rumah,” tutur Mevia, General Manager keberangkatan tim ke Tokyo, Jepang, sebagaimana dikutip Humas UPNVY dalam rilis yang disampaikan kepada media, termasuk Bernasnews.com, Minggu (28/7/2019).

Dalam event tersebut, Vocalista Paradisso di bawah pimpinan Setyo Watjono dan binaan AYN Warsiki ini untuk pertama kalinya dinobatkan menjadi champion (Winner Category) pada kategori Folklore Music. Selain itu, Vocalista Paradisso juga berhasil memperoleh Gold Medal untuk kategori Contemporer Music, Best Interpretation lagu wajib kontemporer Dies Irae dan Best Audience Award.

Perjalanan Vocalista Paradisso menempuh prestasi ini tidak mudah. Menurut Mevia, TICC merupakan ajang kompetisi internasional yang menantang buat Vocalista Paradisso.

Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UPN “Veteran” Yogyakarta, Vocalista Paradisso. Foto: Istimewa

“TICC merupakan ajang lomba yang tergolong memiliki persaingan ketat dan berat. Berbeda dengan lomba internasional yang biasanya kami ikuti bulan November, TICC diadakan pada bulan Juli, sehingga kami tidak memiliki waktu yang lama untuk persiapan. Anggotanya juga banyak yang masih baru pertama kali mengikuti lomba paduan suara. TICC memang menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” tutur Mevia.

Menurut Mevia, persiapan panjang dilakukan untuk mengikuti kompetisi tersebut.
“Setiap hari tanpa kenal lelah kami berlatih dan bersama-sama mencari dana tambahan melalui berbagai macam kegiatan, bahkan kami juga membuat kostum sendiri. Sebisa mungkin kami menyeimbangkan waktu latihan dan kegiatan perkuliahan. Tawa dan tangis sudah kami lalui bareng-bareng sehingga tim ini jadi kuat. Setiap detik yang kami lalui menjadi kenangan yang sangat berharga,” katanya.

Dan perjuangan dan kerja keras itu membuahkan hasil dengan berhasil meraih kemenangan.
“Kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih. Kami sangat berterimakasih kepada universitas, rektor dan jajarannya, keluarga besar Vocalista Paradisso, para donatur dan sponsor yang sudah mendukung kami. Kemenangan ini dengan bangga kami persembahkan untuk nama almamater tercinta UPN “Veteran” Yogyakarta dan untuk Indonesia,” ujar Mevia. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here