Home News Proses Evakuasi Siswa Hanyut di Sungai Sempor Dihentikan Sementara

Proses Evakuasi Siswa Hanyut di Sungai Sempor Dihentikan Sementara

792
0
Proses evakuasi siswa SMPN 1 Turi yang terseret arus sungai Sempor, Donokerto, Turi, Sleman. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM – Proses evakuasi sejumlah siswa SMP N 1 Turi, Sleman, yang dilaporkan hanyut saat mengikuti kegiatan susur sungai Sempor, Jumat (21/2/2020) dihentikan sementara. Koordinator SAR Linmas Kaliurang, Kiswanta, mengatakan bahwa hingga saat ini jumlah korban yang henti nafas dilaporkan sejumlah 4 orang. Sementara ia belum bisa memastikan jumlah korban yang selamat.

“Sampai saat ini masih di koordinasikan lebih lanjut. Untuk penyisisran sementara dihentikan pukul 17.30 WIB. Kemudian baru update terkini ditemukan 4 dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Kiswanta melalui sambungan telepon Jumat (21/2/2020) malam.

Proses evakuasi ini melibatkan sejumlah tim SAR setempat, relawan, warga dan juga Polsek setempat. Saat ini tim gabungan sedang melakukan proses pendataan untuk menentukan informasi jumlah siswa selamat.

“Dari kelas 7 dan 8 itu ada 257 siswa yang ikut susur sungai tapi sampai saat ini masih proses pendataan yang sudah kembali ke rumah berapa, di puskesmas berapa, masih proses pendataan dari temen-temen yang di lapangan,” imbuhnya.

Menurut kronologi yang beredar di tempat proses evakuasi, Kiswanta mengatakan bahwa siswa yang sedang ikut susur sungai tersebut tidak menyadari adanya aliran arus yang deras dari utara sungai. Akibatnya para siswa yang jumlahnya sebanyak 257 dari kelas 7 dan 8 SMP Negeri 1 Turi tersebut terseret arus.

“Sementara informasi yang kita dapat, jadi siswa itu mengikuti susur sungai tapi tidak memperhatikan kondisi di sungai itu ada aliran dari utara. Mungkin mereka tidak memperhatikan kalau ada banjir. Akhirnya beberapa siswa terseret arus,” ungkapnya.

Pihaknya saat ini masih terus melakukan update informasi mengenai korban. Ia juga belum bisa memastikan apakah proses evakuasi akan dilanjutkan hari ini juga atau keesokan harinya.

“Kami pastikan (jumlah siswa) yang kembali ke keluarga atau sudah melaporkan selamat kemudian yang belum koordinasi lebih lanjut berapa. perkembangan akan dilanjutkan besok atau hari ini juga kami belum bisa memastikan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here