Home Seni Budaya Promosikan BUMDES Puri Mataram Sleman, Datangkan Fotografer Jateng-DIY

Promosikan BUMDES Puri Mataram Sleman, Datangkan Fotografer Jateng-DIY

555
0
Usai sesi pemotretan para fotografer peserta berfoto bersama dengan para model dan Ketua KKN UPY Rosalia Indriyati. (Foto: Humas UPY)

BERNASNEWS.COM — Dalam era teknologi dan komunikasi saat ini, fografi dapat dijadikan media untuk promosi wisata. Peluang inilah yang dimanfaatkan oleh dosen yang berkolaborasi dengan mahsiswa dan pihak manajemen wisata Puri Mataram untuk mengadakan kegiatan dan pengabdian.

Dosen Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) Supri Hartanto, M Pd dan Dr. Septian Aji Permana, MPd, mengadakan pengabdian masyarakat bekerjasama dengan Mahasiswa KKN, Bumdes Puri Mataram, Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) dalam wujud kegiatan Puri Mataram Art Photography, Minggu (16/2/2020), di Dusun Drono, Desa Tridadi Sleman, DIY.

Dosen Fotografi UPY Supri Hartanto sedang medampingi kegiatan memotret. (Foto: Humas UPY)

Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan Bumdes Puri Wisata, dengan mendatangkan fotografer Jateng dan DIY. Fotografer yang hadir dalam acara ini dari Kudus, Solo, Batang, Semarang, Magelang, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya. Foto yang dikemas dalam balutan Art Photography dengan memotret enam model dengan 12 konsep.

“Pada awalnya kegiatan ini dipersiapkan 4 konsep namun karena antusias fotografer maka dikembangkan menjadi 12 konsep”, ungkap Sigit Dwi Prastyo selaku panitia. Pihak manajemen Bumdes Puri Mataram juga telah menyediakan hadiah untuk The Best Photo dan Art Photography sebagai apresiasi bagi foto terbaik dalam kegiatan tersebut.

Art Photography ini lain dari pemotretan biasa, karena fotografer disuguhkan dengan 12 konsep yang berbeda dengan melibatkan berbagai binatang seperti kuda, domba, kelinci dan binatang lainnya. Konsep pemotretan ini juga mengambil tema-tema tertentu seperti tema Indian Apache, Lost in Forest, Heaven Dreams, Fantasy, Empire, Sense of Colour, dan tema-tema lainnya.

Dosen Ilmu Budaya Septian Aji mengusulkan tema Budaya Dayak untuk sesi pemotretan. (Foto: Humas DIY)

“Kegiatan ini dibagi dua sesi, sesi pertama pemotretan enam konsep dan sesi kedua enam konsep. Dalam kegiatan ini peserta dapat saling berbagai pengalaman dengan mentor maupun fotografer lainnya, sehingga dapat menghasilkan art photography. Foto yang dihasilkan tidak hanya bagus  namun juga bernilai seni,” ungkap Sigit.

Diharapkan dengan rangkaian kegiatan ini, fotografer dapat mempromosikan Bumdes Puri Mataram dengan memposting di berbagai sosial media sehingga Puri Mataram dapat dikenal oleh masyarakat luas. “Dengan adanya art photography fotografer juga dapat belajar dalam pengolahan foto sehingga dapat meningkatkan kompetensinya dalam bidang fotografi,” tutup Sigit. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here