Home Pendidikan Program ‘Sehari Belajar di Luar Kelas’ untuk Perkembangan Akademik dan Non-Akademik Anak

Program ‘Sehari Belajar di Luar Kelas’ untuk Perkembangan Akademik dan Non-Akademik Anak

159
0
para siswa melakukan senam germas. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM – Sehari Belajar di Luar Kelas, menjadi sebuah program yang dilakukan di berbagai sekolah untuk mendorong pembentukan karakter positif, iman dan takwa, perilaku hidup bersih dan sehat, adaptasi perubahan iklim, permainan tradisonal, cinta tanah air, gerakan literasi, pengurangan resiko bencana, serta mendorong satuan pendidikan menjadi Sekolah Ramah Anak. Kegiatan ini setidaknya dilakukan selama 3 jam dan dapat bervariasi dalam pelaksanaannya.

Ada 17 kegiatan dalam program ‘Sehari Belajar di Luar Kelas’, yaitu (1) Menyambut siswa dengan senyum, sapa, salam, (2) menyanyikan lagu Indonesia Raya, (3) cuci tangan sebelum makan, (4) berdoa bersama sebelum makan, (5) sarapan sehat bersama yang disiapkan orangtua, (6) berdoa sesudah makan, (7) cuci tangan sesudah makan, (8) memeriksa lingkungan, (9) mematikan peralatan listrik yang tak diperlukan, (10) membaca buku, (11) simulasi evakusasi bencana dalam lagu dan gerak, (12) senam germas, (13) permainan tradisional, (14) tepuk hak anak dan yel-yel, (15) deklarasi sekolah ramah anak, (16) pelantikan tim sekolah ramah anak, dan (17) menyanyikan lagu maju tak gentar.

Para siswa memegang bendera merah putih sambil bernyanyi. (Foto: Istimewa)

Adapun deklarasi sekolah ramah anak sebagai berikut:

1. Meningkat keimanan dan ketaqwaan menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab

2. Mewujudkan sekolah yang aman, bersih, sehat, hijau, inklusif, dan nyaman bagi perkembangan peserta didik

3. Menghargai hak-hak anak, menjadi motivator, fasilitator, sekaligus sahabat bagi peserta didik

4. Menciptakan sekolah bebas dari vandalisme, kekerasan fisik, dan non fisik

5. Menciptakan lingkungan sekolah bebas asap rokok, minuman keras, dan napza

6. Membangun suasana sekolah sebagai komunitas pembelajar dan tempat pendidikan setelah keluarga

7. Menciptakan lingkungan yang bebas pornografi dan pornoaksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here