Thursday, June 30, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsProgram Kompetisi Kampus Merdeka Kembangkan Prodi Arsitektur UWM

Program Kompetisi Kampus Merdeka Kembangkan Prodi Arsitektur UWM

bernasnews.com – Melalui Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM), Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta membuat prioritas  program pengembangan peningkatan kualitas pendidikan dengan memfokuskan pada pengembangan Program Studi (Prodi) Arsitektur. Program pengembangan prodi melalui peningkatan tata kelola, sumber daya manusia, serta pengembangan inovasi di bidang pembelajaran dengan menerapkan kebijakan Kampus Merdeka agar secara langsung dapat meningkatkan mutu dan efektivitas proses pembelajaran.

“Aktivitas program yang diusulkan adalah Peningkatan Kualitas dan Relevansi  Lulusan; Pengembangan Kurikulum Berbasis MBKM; Peningkatan Kapasitas Dosen dan Tenaga Kependidikan; dan Pengembangan Pengajaran Berbasis Case dan Team Based Project,” kata Dosen Prodi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UWM Istiana Adianti, S.T., M.Sc., IAI kepada bernasnews.com di kampus FST UWM, ndalem Mangkubumen Yogyakarta, Kamis (23/6/2022)

Menurut Istiana, peningkatan Kapasitas Dosen dan Tenaga Kependidikan melakukan program kegiatan salah satunya dipicu  belum adanya dosen yang memiliki publikasi dengan standar internasional dan peluang yang cukup besar menggandeng mitra baik tingkat lokal dan global.

Kemampuan menulis dengan Bahasa Inggris yang baik dan benar diperlukan untuk mendukung kegiatan selanjutnya teruatama pada kegiatan publikasi artikel ilmiah Internasional berreputasi, membuat proposal bagi dosen-dosen yang akan studi lanjut ataupun mengikuti short course,  dan menelaah manuskrip yang diterima oleh prodi maupun yang akan dikirimkan prodi.

Penerbitan book chapter

Menurut Istiana, pelatihan singkat terkait Academic English menjadi dasar atau persiapan ke jenjang pelatihan bahasa Inggris yang lebih tinggi tingkatannya. Hasil pelatihan ini mewajibkan peserta membuat artikel/opini/ulasan bebas dengan tema Mangkubumen, yang nantinya akan diterbitkan dalam bentuk book chapter.  

“Terbitnya book chapter yang terdiri dari tujuh artikel, menjadi jawaban akan hasil proses pelatihan Academic English. Setiap artikel dituliskan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Masing-masing dosen mengupas tentang Mangkubumen disesuaikan dengan keahlian dan minat selama berkarya di UWM,” kata dia.

Tema Mangkubumen diangkat dalam penulisan book chapter ini, dikarenakan perjalanan historis Mangkubumen. Diawali dirancang untuk kediaman putra mahkota Kasultanan Yogyakarta yang tentunya menjadikan Mangkubumen terlihat megah dan mirip dengan Kraton.  Peran penting lainnya adalah membersamai proses berkembangnya pendidikan di Yogyakarta.

Secara singkat dan lebih ringan tata bahasanya penulis mengungkapkan Mangkubumen dari berbagai sudut pandang. Mayoritas penulis mengulas  bagaimana pemaknaan, penggunaan dan keunikan struktur Pendopo Agung Mangkubumen.

Artikel lain menceritakan tentang ruang luar, di mana digunakan sebagai ruang terbuka hijau dan tempat beraktivitas. Ulasan terkait masyarakat sekitar yang masih bermukim di Mangkubumen pun tidak luput menjadi artikel dalam book chapter ini.

“Buku ini menjadi hasil luaran pelatihan Academic English pada Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM), yang telah diterima UWM, untuk meningkatkan  Kapasitas Dosen dan Tenaga Kependidikan. Selain itu, buku ini dapat juga digunakan sebagai referensi singkat terkait eksistensi bangunan pusaka yang dimiliki oleh Kraton Yogyakarta. Walaupun sudah beralih fungsi akan tetapi tetap dijaga kelestariannya dan bermanfaat untuk masyarakat,” kata Istiana Adianti. (mar)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments