Home Pendidikan Program Internasional BOSA-AIS Educational Program Diluncurkan

Program Internasional BOSA-AIS Educational Program Diluncurkan

15325
0
Peserta BOSA-AIS Educational Program foto bersama Kepala SMA BOSA Drs Andar Rujito MH (keempat dari kanan), Waka Humas Sartana S.PAK MPd (paling kanan) dan Waka Kurikulum Katarina Evita M.Eng (paling kiri) pada acara peluncuran program tersebut di Kampus SMA BOSA Jalan Wadharni Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Jumat (4/9/2020). Foto : Humas SMA BOSA

BERNASNEWS.COM – Program internasonal SMA BOPKRI I Yogyakarta (BOSA) dengan nama BOSA-AIS Educational Program tahun ajaran 2020/2021 hasil kerjasama dengan Adelaide International School (AIS) Australia diliuncurkan, Jumat (4/9/2020). Peluncuran ditandai dengan presentasi program yang dihadiri para orangtua dan peserta didik program internasional tersebut dan wawancara langsung dengan Pimpinan AIS Australia melelalui teleconference.

Kepala SMA BOPKRI I Yogyakarta Drs Andar Rujito MH mengatakan, latar belakang dibukanya program internasional di SMA Bosa karena setiap tahun ada siswa SMA Bosa yang melanjutkan studi di luar negeri. Namun, karena belum ada persiapan secara matang, terutama dalam hal penguasaan bahasa Inggris, maka selama satu tahun di luar negeri mereka harus mengikuti masa transisi atau masa adaptasi terlebih dahulu sebelum masuk perguruan tinggi.

(Baca juga : Mulai Tahun Ajaran 2020/2021, SMA BOSA Buka BOSA-AIS Educational Program)

“Dengan adanya program internasional di Bosa maka para peserta program tersebut nantinya bisa langsung masuk perguruan tinggi di luar negeri tanpa harus mengikuti masa adaptasi selama setahun yang menghabiskan waktu dan biaya. Sebab, mereka sudah memiliki bekal bahasa Inggris dan pengetahuan yang cukup sesuai kurikulum internasional dengan mendapat gelar ganda (dual degree) atau dua ijasah baik dari SMA Bosa maupun dari AIS dengan standar kualitas internasional yang sama,” kata Andar Rujito.

Kepala SMA BOSA Drs Andar Rujito MH (kiri menyerahkan plakat Adeleide International School kepada salah satu peserta program internasonal SMA BOSA di Kampus SMA BOSA Jalan Wadharni Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Jumat (4/9/2020). Foto : Humas SMA BOSA

Pada tahun pertama, ada 5 siswa SMA BOSA yang mengikut program internasional BOSA-AIS Educational Program yakni Nicholas Patrick Adrianto, Chalista Hanni Gissella, Khaneya Dwi Azzahra, Natanael Krissa Keizsu dan Veronica Jasmine.

Sementara menurut Nico Suryadi, Public Relation BOSA-AIS, persaingan sumber daya manusia yang semakin sengit di masa kini dan perwujudan visi sekolah, maka SMA BOSA merasa perlu mempersiapkan peserta didik yang memiliki kualitas global melalui program internasional BOSA-AIS.

Selain itu, selama ini minat lulusan SMA di Indonesia pada umumnya dan SMA BOSA khususnya yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri sangat tinggi, namun mereka membutuhkan waktu untuk beradaptasi (foundation) selama satu tahun sebelum masuk ke perguruan tinggi di luar.

“Dengan mengikuti program internasional di SMA BOSA atau BOSA-AIS Educational Program mereka tidak perlu lagi waktu satu tahun untuk beradaptasi tapi bisa langsung masuk ke perguruan tinggi yang diinginkan di luar negeri,” kata Nico Suryadi.

Tiga dari 5 peserta program internasional SMA BOSA atau BOSA-AIS Educatonal Program, Veronica Jasmine, Khaneya Dwi Azzahra dan Chalista Hanni Gissella foto bersama Waka Kurikulum SMA BOSA Katarina Evita M.Eng (paling kanan), Jumat (4/9/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Dikatakan, program internasional SMA BOSA ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengikuti pembelajaran berkualitas internasional sekaligus melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah menjadi setara dengan sekolah di negara-negara maju. “Dan untuk meningkatkan kualitas peserta didik secara khusus, dan masyarakat Indonesia pada umumnya agar memiliki daya saing global,” kata Nico Suryadi seraya menyebutkan bahwa sasaran program internasional ini adalah peserta didik lulusan SMP/siswa SMA yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri, khususnya Australia.

Bentuk program ini adalah penyelenggaraan kelas pembelajaran bersama antara SMA BOSA dengan AIS, pertukaran dan dukungan informasi, sarana dan prasarana dalam proses pembelajaran, peningkatan kompetensi guru SMA BOPKRI 1 Yogyakarta melalui pelatihan di Australia.

Selain itu, pertukaran pelajar/guru, melaksanakan pengenalan dan akulturasi budaya yang dapat diikuti oleh akademisi dan orangtua siswa, membuka peluang kerjasama antara pemerintah Adelaide, Australia dan Yogyakarta, Indonesia dalam berbagai bidang, khususnya pendidikan.

Sejumlah siswa/siswi peserta BOSA-AIS Educational Program mengaku tertarik mengikuti program tersebut karena sangat membantu dan memudakan mereka untuk kuliah di perguruan tinggi di luar negeri, terutama Australia. Karena melalui program internasional di SMA BOSA, mereka bisa mendalami bahasa Inggris dan pengetahuan umum lainnya sesuai kurikulum internasional.

“Saya sangat tertarik dan berminat mengikuti program ini karena saya sngat berminat untuk sekolah ke luar negeri. Saya ingin mendapat pengalaman dan wawasan internasional sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia di luar negeri,” kata Chalista Hanni Gissella.

“Sejak kecil saya memang ingin sekolah di luar negeri. Dan melalui program internasional BOSA-AIS ini cita-cita saya ke luar negeri bisa terwujud,” kata Khaneya Dwi Azzahra. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here