Home News Prodi Teknik Industri UWM Lakukan MoA dengan Coklat Monggo

Prodi Teknik Industri UWM Lakukan MoA dengan Coklat Monggo

148
0
Tim Prodi Teknik Industri UWM foto bersama dengan Perwakilan Manajemen Coklat Monggo, usai penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), Jumat (14/1/2022). Foto: Istimewa.

BERNASNEWS.COM — Dalam rangka mewujudkan visi misi program studi dan idealisme Merdeka Balajar Kampus Merdeka (MBKM), Program Studi Teknik Industri Universitas Widya Mataram (UWM) kembali menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Ketua Program Studi Masrul Indrayana, ST, MT bersama dua orang dosen Ir. Suhartono, MT dan Drs. Jono, MT berkunjung dan menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan pimpinan Coklat Monggo yang diwakilkan oleh Setya Ari Wibowo, ST dan Sudiasih, STP, Jumat (14/1/2024), di Purbayan Kotagede, Yogyakarta.

Coklat monggo merupakan perusahaan coklat yang berdiri sejak tahun 2001. Perusahaan ini didirikan oleh Thierry berkebangsaan Belgia yang tidak sengaja sampai di Yogyakarta. Misi Coklat Monggo kental dengan nilai-nilai budaya Jawa dan tradisi olahan coklat dari Belgia, dengan bahan baku coklat diperoleh dari hasil kekayaan alam Indonesia.

“Coklat Monggo merupakan perusahaan yang kreatif. Produknya sangat khas Nusantara. Bahan baku, proses pengolahan, cita rasa dan kemasannya terinspirasi khas budaya Nusantara,” terang Masrul, di sela-sela kunjungan.

Tukar cindera mata antara Tim Prodi Teknik Industri UWM (kanan) dengan Perwakilan Manajmen Coklat Monggo. (Foto: Istimewa)

Menurut Masrul,  kreativitas dan keagungan budaya Nusantara yang diadopsi dalam sebuah produk dunia usaha ini perlu ditularkan kepada adik-adik mahasiswa. Hal ini juga sejalan dengan visi misi 2020-2024 Program Studi (Prodi) Teknik Industri UWM, berbudaya yang kreatif, inovatif, bermoral, beretika dan bermartabat.

Memberikan pengalaman pendidikan yang berbeda kepada mahasiswa menjadi semangat Coklat Monggo yang selaras dengan Prodi Teknik Industri UWM. Mahasiswa akan magang berdasarkan proyek. “Sehingga selesai magang akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa itu sendiri dari pengalaman menyelesaikan proyek kerja yang dibebankan kepadanya,” ungkap Aris, mahasiswa Prodi Teknik Industri UWM peserta magang.

Sementara mahasiswa magang kerja di Coklat Monggo akan berlangsung dua hingga enam bulan. “Tim Prodik Teknik Industri UWM juga berkesempatan meninjau proses produksi hingga ke ruang pamer Coklat Monggo,” imbuh Masrul. (ted)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here