Home Pendidikan Presiden Silicon Valley Innovation Center dan Universitas Amikom Yogyakarta Tandatangani Mou

Presiden Silicon Valley Innovation Center dan Universitas Amikom Yogyakarta Tandatangani Mou

265
0
Usai penandatanganan MoU, Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta dan seluruh Pembantu Rektor foto bersama dengan Presiden Silicon Valley Innovation Center. (Foto: Kiriman Humas AMIKOM)

BERNASNEWS.COM — Sebagai bukti komitmen dalam mengembangkan inovasi-inovasi yang berkualitas dan bisa bersaing di tingkat global, Universitas Amikom Yogyakarta melakukan penjajakan kerjasama dengan Silicon Valley Innovation Center (SVIC), Senin (21/12/2020), di Ruang Cinema Universitas Amikom Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, President Silicon Valley Innovation Center, Andrey Kunov dan Vice President of Operations and Marketing, Victoria Mensch, Hadir langsung untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara perusahaan asal Amerika Serikat ini dengan Universitas Amikom Yogyakarta.

Sejak didirikan pada tahun 2002, SVIC sudah banyak membantu startup, perusahaan tradisional, atau bahkan perusahaan besar yang tergabung dalam Fortune 500, agar bisa merevolusi bisnisnya menjadi lebih bisa memanfaatkan berbagai inovasi teknologi terbaru. Program Transformasi bisnis yang dimiliki oleh SVIC menghubungkan eksekutif prtusahaan-perusahaan tersebut dengan teknologi-teknologi baru yang muncul, serta mengantisipasi berbagai tren yang bisa mengganggu bisnis, dan mengubahnya menjadi peluang untuk bisa terus tumbuh. 

Penandatangan MoU oleh Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan Presidn Silicon Valle Innovation Center, Senin (21/12/2020). Foto: Kiriman Humas AMIKOM.

Universitas Amikom Yogyakarta sendiri juga memiliki wadah untuk menumbuhkan ekosistem startup, yaitu dengan adanya Program inkubator bertajuk AMIKOM Business Park (ABP).  ABP membantu startup binaannya dari pengembangan talent-talent digital profesionalnya, hingga kebutuhan Funding dan Networking. Misalnya, dengan menghubungkan StartUp dan Angel Investor, ataupun melalui kolaborasi dengan berbagai pihak untuk penguatan ekosistem digital yang lebih luas.

Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta, Prof. Dr. M. Suyanto, MM, menyampaikan, bahwa kerjasama ini menerapkan prinsip  “Low Hanging Fruits”. Di mana kolaborasi ini sebisa mungkin menghasilkan nilai yang tercepat, termudah dan saling menguntungkan bagi kedua instansi.  Dengan kerjasama ini, diharapkan Ekosistem Kreatif yang sudah terbangun di Amikom bisa di-connect-kan dengan Ekosistem yang ada di Silicon valley.

Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta dan Presidn Silicon Valle Innovation Center didampingi oleh staf menunjukan MoU yang telah ditandatangani di hadapan tamu yang hadir. (Foto: Kiriman Humas AMIKOM)

Beberapa keuntungan yang didapat dari kerjasama ini diantaranya terkait dengan kolaborasi baik secara langsung ataupun tidak langsung dengan Stanford. Mahasiswa Amikom juga bisa mengikuti program pendidikan online dari SVIC, dan mendapat kesempatan untuk bisa Internship atau bahkan bekerja di Perusahaan – Perusahaan di Silicon Valley, seperti Googel, Facebook, dan lain-lain.

Dari Sisi Kerjasama Bisnis, Universitas Amikom Yogyakarta dan SVIC akan melakukan kolaborasi bisnis dengan perusahaan-perusahaan di SIlicon Valley. Selain itu  StartUp-StartUp binaan Amikom Business Park juga bisa mendapatkan konsultasi bisnis, kolaborasi riset, dan juga mendapatkan peluang untuk bisa tersambung dengan para Investor di Silicon Valley.

“Kerjasama ini bisa dibilang merupakan Join Collaboration Aggreement yang akan menjadi payung bagi semua proyek yang dilakukan bersama antara Universitas Amikom Yogyakarta dan Silicon Valley Innovation Center,” tutup Prof. Suyanto. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here