Home News Presiden Jokowi: Target Vaksinasi WHO Sulit Tercapai

Presiden Jokowi: Target Vaksinasi WHO Sulit Tercapai

63
0
Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI Sekretariat Presiden

BERNASNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan target vaksinasi WHO sulit tercapai karena diperkirakan hampir 80 negara tidak mencapai target vaksinasi 40 persen populasi di akhir tahun 2021. Sementara itu pada saat yang sama, lebih dari 100 juta dosis vaksin di negara G7 tidak terpakai dan kadaluwarsa.

Karena itu, pada KTT Asia-Europe Meeting ke-13 secara virtual, Presiden Jokowi mengajak para pemimpin negara Asia dan Eropa untuk bekerja sama. Dose-sharing harus digalakkan, produksi vaksin dinaikkan dan kapasitas penyerapan negara penerima vaksin ditingkatkan.

Menurut Presiden Jokowi yang dikutip Bernasnews.com dari akun twitter @jokowi, saat ini lebih dari 7,6 miliar dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan di seluruh dunia, namun kesenjangan akses terhadap vaksin masih lebar. Sebanyak 64,99 persen populasi negara kaya telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, sementara di negara miskin baru 6,48 persen.

Khusus untuk Indonesia, hingga Sabtu 27 November 2021, jumlah penerima vaksin dosis pertama total sebanyak 138.119.613 orang, termasuk 614.409 penerima vaksin pada Sabtu ini. Sedangkan penerima vaksinasi dosis kedua bertambah 561.810 orang sehingg total menjdi 93.666.839 orang.

Sedangkan jumlah penerima vaksin dosis ketiga sudah mencapai 1.224.061 orang. Target sasaran warga Indonesia yang divaksin berada di angka 208.265.720 orang atau 70 persen dari total 272 juta penduduk Indonesia.

Seorang warganet Diah Nabila di akun @diah_nabila5 menanyakan mengapa PPKM Level 3 diterapkan pada periode libur Natal dan Tahun Baru pada sudah banyak warga yang sudah divaksin.

“Pak mau tanya mohon maaf ppkm kenapa bisa level 3 lagi…terus buat apa saya vaksin sampe demam sakit kepala dll,” cuit Diah Nabila menanggapi cuitan Presiden Jokowi. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here