Presiden Jokowi Dorong Percepatan Pembahasan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    54
    0
    Presiden Joko Widodo. Foto: tangkapan layar video di [email protected]

    BERNASNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong percepatan pembahasan RUU tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual agar segera bisa disahkan menjadi UU.

    Karena itu, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Hukum dan HAM serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk segera berkoordinasi dan konsultasi dengan DPR RI untuk mempercepat pembahasan RUU tersebut.

    “Saya mencermati RUU tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang saat ini di DPR. Saya telah memerintahkan Menteri Hukum dan HAM serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak segera berkoordinasi dan konsultasi dengan DPR agar ada percepatan pembahasan RUU ini,” tulis Presiden Jokowi dikutip Bernasnews.com dari akun twitter resmi Presiden Joko Widodo.

    Menurut Presiden Jokowi, perlindungan terhadap korban kekerasan seksual perlu menjadi perhatian kita bersama, terutama kekerasan seksual pada perempuan. Karena itu, Presiden Jokowi berharap RUU ini segera disahkan dan dapat memberikan perlindungan secara maksimal bagi korban kekerasan seksual di Tanah Air.

    https://twitter.com/jokowi/status/1478304929378799616?s=20

    Presiden Jokowi mengaku masalah kekerasan seksual perlu menjadi perhatian bersama. Rancangan undang-undang tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual sejak dalam proses pembentukan pada tahun 2016 hingga saat ini masih berproses di DPR.

    Karenanya, selain memerintahkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk segera melakukan koordinasi dan konsultasi dengan DPR dalam pembahasan RUU tentang tindak pidana kekerasan seksual ini, Presiden juga telah meminta pada gugus tugas pemerintah yang menangani RUU tindak pidana kekerasan seksual untuk segera menyiapkan daftar inventarisasi masalah terhadap RUU yang sudah disiapkan oleh DPR RI.

    Dengan demikian, proses pembahasan bersama nanti lebih cepat masuk ke pokok-pokok substansi untuk memberikan kepastian hukum serta menjamin perlindungan bagi korban kekerasan seksual. “Saya berharap UU tindak pidana kekerasan seksual ini segera disahkan sehingga dapat memberikan perlindungan bagi korban kekerasan seksual,” kata Presiden Jokowi.

    “Maturnuwun Pak Presiden, jika perlu tanpa harus persetujuan DPR dulu,” komentar ArisSuwandi pemilik akun @arissuwandi di kolom komentar. Komentar ArisSuwandi pun ditanggapi Dianto Rusdian pemilik akun @dianto_rusdian dengan mengatakan bahwa: Klo tanpa persetujuan DPR namanya Perppu dan Perppu juga harus disahkan DPR agar menjadi UU.

    Sementara apaansih pemilik akun @rochpiplole mendukung apa yang disampaikan Presiden Jokowi. “Sudah ada perhatian khusus dari presiden, semoga segera di sahkan. Kawal teruss RUU PKS DPR dan jajaran nya pliss jgn aneh2 dulu, kita semua lagi resah dengan kasus2 kekerasan seksual yg terus menerus bermunculan, klo bisa awal tahun ini deh di gass dulu RUU PKS nya,” tulis pemilik akun @rochpiplole di kolom komentaar. (lip)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here