Home News Presiden Jokowi: Bulan Depan Indonesia Bangun Green Industrial Park

Presiden Jokowi: Bulan Depan Indonesia Bangun Green Industrial Park

37
0
Energi hijau dalam bentuk geotermal, energi angin, arus bawah laut dan lain-lain. Foto:[email protected]

BERNASNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pada bulan depan, Indonesia mulai membangun Green Industrial Park di Kalimantan Utara. Sumber energi untuk industri tersebut berasal dari Sungai Kayan yang memiliki potensi energi hidro dan diperkirakan bisa memproduksi 11-13 ribu MW.

Menurut Presiden Jokowi, Indonesia memiliki lebih dari 4.400 sungai sedang dan sungai besar dengan potensi energi hijau. Dikatakan, Indonesia sangat kaya dengan sumber daya alam. Di antaranya, adalah energi hijau dalam bentuk geotermal, energi angin, arus bawah laut dan lain-lain.

Energi hijau tersebut, menurut Presiden Jokowi, merupakan kekuatan yang harus disadari dan segera dimanfaatkan untuk masa depan anak cucu.

“Indonesia juga memiliki energi hijau lainnya dalam bentuk geotermal, energi angin, arus bawah laut, dan lain-lain. Inilah kekuatan yang harus kita sadari dan segera kita manfaatkan untuk masa depan anak cucu kita,” cuit Presiden Jokowi dilansir Bernasnews.com di akun twitternya @jokowi pada Jumat 19 November 2021.

Menanggapi hal itu, seorang warganet Andy di akun [email protected]_AW mengatakan bahwa Indonesia memang punya garis pantang panjang yang bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga angin dan ombak. Karena itu, Andy meminta Presiden Jokowi agar mengintruksikan BRIN untuk ristek sehingg dalam waktu 2 tahun harus sudah bisa mulai membangun.

Dengan demikian, menurut Andy, akan menjadi salah satu tugu pembangunan energi di masa Presiden Jokowi. “Kita punya garis pantang panjang pak, manfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga angin dan ombak. Intruksikan BRIN untuk ristek dalam waktu 2 tahun harus sudh bisa mulai membangun. Maka akan menjadi salah satu tugu pembangunan energi dimasa bapak presiden,” komentar Andy.

Pada bagian lain, Presiden Jokowi mengatakan bahwa ekosistem ekonomi digital juga perlu disiapkan. Sebab, selain pasar yang besar, Indonesia saat ini memiliki 2.229 perusahaan rintisan atau start up. Untuk itu dibutuhkan kerja besar, baik berupa pembangunan infrastruktur digital seperti fiber optik, satelit, BTS dan sebagainya. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here