Home News POSEKBER Relawan Kemantren Kraton Giat Semprotan Rumah Warga Terpapar Covid-19

POSEKBER Relawan Kemantren Kraton Giat Semprotan Rumah Warga Terpapar Covid-19

347
0
Anggota Komunitas Panembahan Semanak Yogyakarta (KPSY) bagian dari Tim Posko Sekretariat Bersama (POSEKBER) Relawan se-Kemantren Kraton melakukan giat semprotan disinfektan, Minggu (14/2/2021). Foto: Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com.

BERNASNEWS.COM — Tim Posko Sekretariat Bersama (POSEKBER) Relawan se-Kemantren Kraton melakukan giat semprotan disinfektan, Minggu (14/2/2021), di Wilayah Kelurahan Panembahan, Kadipaten dan Patehan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta.

“Untuk wilayah Kalurahan Panembahan penyemprotan dilaksanakan di RW 06, 08 dan 17. Target penyemprotan kali ini adalah rumah-rumah warga yang terpapar Covid-19,” terang Ketua Komunitas Panembahan Semanak Yogyakarta (KPSY) Erwin Arya Ramadhan, di sela-sela giat penyemprotan, di rumah seorang warga RW 08 Suryoputran.

Ketua Komunitas Panembahan Semanak Yogyakarta (KPSY) Erwin Arya Ramadhan sedang memandu petugas penyemprotan ke rumah warga yang terpapar Covid-19, Minggu (14/2/2021), di RW 08 Suryoputran. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Menurut Erwin, sesuai sistem operasional prosedur (SOP) masing-masing kewilayahan kalurahan dilaksanakan oleh tim yang berbeda. “Tim penyemprotan wilayah Kalurahan Panembahan dilakukan oleh, Fariz selaku petugas utama penyemprotan disinfektan yang masuk di rumah warga terpapar, Zagi petugas dekontaminasi, dan Farda bagian transportasi. Ketiganya adalah anggota KPSY,” ujar Erwin.

Petugas Utama Penyemprotan Disinfektan, Faris sedang keluar usai melakukan penyemprotan di dalam rumah warga. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Dikatakan, bahan disnfektan yang dipergunakan pada kegiatan ini berbeda dengan penyemprotan yang dilaksanakan rutin untuk lingkungan luar maupun tempat-tempat fasilitas umum. “Disinfektan yang dipakai adalah cairan yang berkadar 0,5%. Khusus untuk penyemprotan di dalam rumah (indoor),” imbuh Erwin.

Sebelum dan sesudah melakukan penyeprotan, petugas utama harus melakukan tahapan penyeprotan dekontaminasi oleh Zagi selaku petugas. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Seperti telah diketahui, KPSY yang terbentuk pada tanggal 5 Juli 2020 awalnya merupakan kelompok dari puluhan warga Kalurahan Panembahan yang memiliki hobi ngebreak dengan handy talkie (HT), yang awalnya guna komunikasi koordinasi keamanan antar wilayah dan informasi terkait pandemi Covid-19. Kemudian dalam perkembangan organisasi, KPSY merambah pada berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, salah satu giatnya sebagai relawan dalam penanganan dampak Covid-19. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here