Thursday, August 18, 2022
spot_img
spot_img
HomeNewsPMI DIY dan Baznas DIY Selenggarakan Orientasi Pengemudi Ambulans

PMI DIY dan Baznas DIY Selenggarakan Orientasi Pengemudi Ambulans

bernasnews.com — Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) DIY, Universitas Achmad Yani (Unjaya) menyelenggarakan Orientasi Pengemudi Ambulans, bertempat di Kampus 2 Unjaya, Ringroad Selatan, Kasihan, Kabupaten Bantul, Sabtu (6/8/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang dari Ambulans Muhammadiyah, Ambulans Nahdlatul Ulama, dan Komunitas yang tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Menghadirkan nara sumber dari PMI DIY yang membahas tentang lambang, regulasi umum dan etika pertolongan pertama, Dinas Kesehatan DIY dengan materi regulasi ambulans.

Sementara, Ditlantas Polda DIY membahas tentang norma dan etika mengemudikan ambulans berdasarkan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta narasumber dari Unjaya berbicara mengenai psikologi kru ambulans. Selain itu juga akan dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara PMI DIY dan Baznas DIY.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PMI DIY Irjen Pol (Purn) Drs RM. Haka Astana M. Widya, SH mengatakan, bahwa dalam kondisi kegawatdaruratan, pengemudi ambulans mempunyai peranan yang sangat penting untuk menyelamatkan pasien. Menurut Haka, pengetahuan, keterampilan, serta kondisi psikologis pengemudi harus disiapkan dalam menjalankan tugasnya.  

“Orientasi ini adalah langkah awal menyiapkan pengemudi ambulans dalam menjalankan tugasnya dan tentunya mereka masih membutuhkan pelatihan lebih lanjut,” tegas Mantan Kapolda DIY itu.

Seorang pametri sedang menjelaskan pernak pernik bagian yang harus ada di sebuah armada ambulans. (Foto: Kiriman Yani, Humas PMI)

Hari ini, lanjut Haka, kita menandatangani kerja sama dengan Baznas DIY. Kita sepakat melaksanakan pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan kepalangmerahan dan kebencanaan, memberikan bantuan dan penanganan akibat musibah dan atau bencana kepada penyintas, dan membantu pemberian pelayanan kesehatan dan sosial di lingkungan DIY.

“Orientasi pengemudi ambulans tersebut tidak akan berhenti begitu saja, namun akan memunculkan inisiasi kesepakatan antar berbagai lembaga, instansi, komunitas, dan masyarakat untuk mewadahi pengemudi ambulans dalam meningkatkan kapasitasnya dalam melayani masyarakat yang membutuhkan,” ujar Haka Astana, berharap.

Sementara itu, Ketua Bidang Pelayanan Sosial dan Kesehatan PMI DIY dr. Lipur Riyantiningtyas Budi Setyowati, Sp.F, SH, PKK menambahkan, kegiatan ini diselenggarakan secara luring namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Pandemi belum berakhir, Covid belum musnah, jadi jangan lengah dalam menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak,” terang dr. Lipur.

Orientasi Pengemudi Ambulans ini merupakan pelaksanaan perjanjian kerja sama antara PMI DIY dan Baznas DIY yang penandatanganannya dilakukan oleh Wakil Ketua PMI DIY mewakili Ketua PMI DIY dan Ketua Baznas DIY Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si dengan disaksikan Wakil Pemerintah Daerah DIY. Kegiatan ini juga merupakan upaya untuk mensosialisasikan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. (ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments