Home News Pesta Budaya dari Jogja untuk Indonesia di Hari Pelantikan Presiden dan Wapres

Pesta Budaya dari Jogja untuk Indonesia di Hari Pelantikan Presiden dan Wapres

442
0
Tugu Jogja. (Foto: KTJ)

BERNASNEWS.COM – Tanggal 20 Oktober 2019 akan menjadi hari bersejarah bagi Indonesia. Pasalnya, pada tanggal 20 Oktober 2019 nanti, pemimpin Indonesia periode 2019-2024 akan dilantik oleh MPR/DPR RI di gedung Senayan. Ini merupakan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung oleh rakyat Indonesia yang keempat, sejak tahun 2004.

Untuk merayakan hal tersebut, Forum Warga Jogja Berbudaya hendak melakukan Mangayubagya Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024 pada 20 Oktober 2019 di Titik nol kilometer Yogyakarta.

“Ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas perjalanan bangsa ini dengan segala pernak-perniknya,” ujar Subkhi Ridho, perwakilan dari Forum Warga Jogja Berbudaya, dalam keterangan tertulis, Kamis (17/10/2019).

Bertemakan “Pesta Budaya dari Jogja untuk Indonesia”, syukuran atas dilantiknya pemimpin Indonesia periode 2019-2024 merupakan wujud persatuan nasional seluruh komponen bangsa dalam rangka menuju Indonesia unggul dalam segala aspek kehidupan. Kemasan acara ini yakni pesta budaya dengan melibatkan seluruh warga Yogyakarta.

Dengan menampilkan ekspresi seni budaya berupa: tari-tarian daerah, puisi, jathilan, line dance, flash mob dll. Dalam acara ini juga dilakukan doa kebangsaan oleh tokoh-tokoh lintas agama/keyakinan untuk mendoakan semoga Indonesia semakin maju dan unggul di berbagai lini

Selain itu juga diawali dengan ziarah kebangsaan pada Jumat (18/10/2019) di Taman Makam Pahlawan Jl. Kusumanegara sebagai bentuk syukur kepada para pahlawan yang sudah berjasa bagi Indonesia di masa lalu.

Kegiatan pesta budaya warga Jogja ini diinisiasi oleh berbagai organ masyarakat sipil di Yogyakarta lintas budaya, agama, dan organisasi. Pendanaan kegiatan dilakukan secara gotong royong atas kesadaran masing-masing komponen masyarakat. Harapannya pesta budaya ini menjadi momentum persatuan nasional karena diselenggarakan secara gotong-royong antarseluruh komponen masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here