Home Ekonomi Pertumbuhan KSP CU Dharma Bakti Tetap Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

Pertumbuhan KSP CU Dharma Bakti Tetap Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

120
0
Laporan pertanggunggjawaban Pengurus dan Pengawasan KSP CU Dharma Bakti pada RAT Tutup Buku 2020. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Meski di tengah pandemi Covid-19, namun pertumbuhan usaha keuangan Koperasi Simpan Pinjam Credit Union (KSP CU) Dharma Bakti pada tahun buku 2020 tetap mengalami peningkatan. Hal ini bisa dilihat dari peningkatan aset/ kekayaan yang mencapai sebesar Rp 54.336.289.724 atau naik 90 persen dari keadaan per 31 Desember 2019 sebesar Rp 48.748.580.732.

Peningkatan aset atau kekayaan tersebut, menurut Ketua I KSP CU Dharma Bakti Ibu Theresia Supartinah Sumardi, disebabkan karena dua hal, yakni simpanan saham anggota yang meningkat 88 persen dan simpanan non saham yang meningkat 90 persen. Sedangkan dari sisi pelayanan kepada anggota, selama tahun 2020 KSP CU Dharma Bakti mencairkan pinjaman sebesar Rp 16.916.050.000 untuk 1.937 orang anggota.

Sementara dari segi anggota, menurut Ibu Theresia Supartinah Sumardi, juga ada peningkatan dengan tambahan 263 anggota baru. Sehingga sampai saat ini atau per 31 Desember 2020, jumlah anggota KSP CU Dharma Bakti sebanyak 5.839 orang, terdiri dari 2.092 laki-laki dan 3.747 perempuan.

(Baca juga : Kinerja KSP CU Dharma Bakti Dipuji Dinas Koperasi dan UKM DIY Maupun Sleman)

Dalam buku Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas KSP CU Dharma Bakti yang disampaikan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku 2020, Ibu Theresia Supartinah Sumardi mengakui bahwa seperti sektor usaha lainnya selama masa pandemi Covid-19, KSP CU Dharma Bakti juga ikut merasakan dampaknya.

Dan dampak yang paling nyata adalah adanya penurunan Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2020. Jika per 31 Desember tahun 2019, KSP CU Dharma Bakti mendapat SHU sebesar Rp 708.125.772, namun per 31 Desember 2020 SHU KSP CU Dharma Bakti turun menjadi Rp 521.351.529.

Karena itu, menurut salah satu dari 7 pendiri KSP CU Dharma Bakti pada 31 Desember 1981 ini, pengurus memberikan kebijakan terkait deviden yang dibagikan oleh anggota yakni naik menjadi 60 persen dari semula hanya 55 persen.

Menurut mantan Kepala SD Kanisius Kalasan dan SD Kanisius Kadirojo, Purwomartani, Kalasan ini, yang sangat menggembirakan adalah simpanan saham dan non saham dari anggota pada tahun 2020 yang justru meningkat mendekati 100 persen. “Ini merupakan salah satu wujud kepercayaan dari anggota terhadap pengurus, pengawas dan pengelola KSP CU Dharma Bakti yang semakin baik,” kata Ibu Theresia Supartinah Sumardi.

Tetap Ada RAT

Menurut Bu Tin, sapaan akrab Ibu Theresia Supartinah Sumardi, sesui ketentuan UU Nomor 25 tahun 1992 tentang koperasi bahwa pengurus bertanggungjawab atas pengelolaan koperasi kepada anggota melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT). Namun, pelaksanaan RAT KSP CU Dharma Bakti tahun buku 2020 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan surat edaran dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman yang dikuat dengan Surat Keputusan Pengurus tahun 2021 tentang SOP (Standar Operasional Prosedur), pelaksanaan RAT koperasi pada era tatanan baru dilakukan secara tertulis (RAT Tertulis).

Karena itu, sejak seminggu lalu para anggota sudah dikirim Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas KSP CU Dharma Bakti Tutup Buku 2020 secara tertulis melalui layanan pesan whatsapp dalam format pdf.

Selain mengirimakan laporan pertanggungjawabab pengurus dan pengawasi, para anggota juga diminta mengisi link persetujuan dan link tanggapan atas laporan tersebut. Dan semuanya sudah berjalan dengan baik dan lancar. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here