Home News Perkuat Bisnis Tower, Telkom Group Alihkan Kepemilikan 6.050 Menara Telkomsel ke Mitratel

Perkuat Bisnis Tower, Telkom Group Alihkan Kepemilikan 6.050 Menara Telkomsel ke Mitratel

532
0
(Dari kiri) Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko, Wakil Menteri 2 BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro, dan Komisaris Utama Telkom Rhenald Kasali foto bersama usai penandatanganan penyelesaian tahap 1 sales Purchase Agreement Tower Telkomsel ke Mitratel di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Selasa (20/10/2020). Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melakukan penataan portfolio melalui dua anak perusahaannya, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), dalam rangka memperkuat bisnis menara telekomunikasi.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement/CSPA) untuk pengalihan kepemilikan sebanyak 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel kepada Mitratel. Pengalihan kepemilikan dilakukan secara bertahap hingga ditargetkan selesai pada akhir triwulan pertamatahun 2021.

Menurut Arif Prabowo, Vice President Corporate Communication PT Telkom Indonesia dalam rilisnya, Selasa (20/10/2020), penandatanganan dilakukan antara Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko dan Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Selasa (20/10/2020), disaksikan Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Dian Rachmawan.

Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya seperti dikutip Arif Prabowo mengatakan, aksi korporasi yang dilakukan Mitratel dan elkomsel merupakan bagian dari penataan portofolio Telkom Group demi mengoptimalisasikan bisnisdan aset yang dimiliki serta memastikan optimal value bagi pemegang saham.

Langkah ini juga merupakan upaya untuk value creation bisnis tower dan memastikan agar setiap entitas anak perusahaan dapat fokus dalam melakukan penguatan pada lini bisnisnya masing-masing.

Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartokmenyampaikan aksi korporasi tersebut selain penataan portfolio juga sebagai salah satu strategi bisnis untuk meningkatkan kapabilitas dari sisi aspek infrastruktur telekomunikasi.

“Menara telekomunikasi ini memiliki potensi untuk meningkatkan tenancy ratio menjadi lebih tinggi di atas rata-rata industri, dengan struktur menara yang kokoh dan jangkauan seluruh Indonesia. Ini menjadi potensi yang baik untuk bisnis menara Mitratel ke depan. Kami memiliki peluang untuk meningkatkan tenancy ratio yang lebih tinggi melalui sinergi TelkomGroup” ujar Theodorus.

Tak hanya itu, Theodorus menambahkan bahwa bisnis menara telekomunikasi masih menjanjikan, mengingat hingga saat ini operator telekomunikasi masih terus melakukan ekspansi demi meningkatkan kualitas jaringan dan memperluas jangkauan layanannya sehingga diyakini bisnis menara telekomunikasi masih akan mencatatkan kinerja positif ke depannya, terlebih menghadapi pengembangan teknologi 5G yang akan masuk dan diimplementasikan di Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro menyampaikan Telkomsel mendukun penataan portfolio Telkom Group dengan pelepasan 6.050 menara telekomunikasi yang dimiliki. “Ke depan Telkomsel akan fokus pada bisnis utama sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dengan salah satu prioritas strategi bisnis dengan memperkuat ekosistem digital melalui ketersediaan layanan digital connectivity terbaik dan merata serta mengembangkan potensi layanan digital services dan digital platform terkini bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Setyanto.

Dengan adanya transaksi ini, terhitung sejak terpenuhi segala kewajiban berdasarkan perjanjian dan ditandatanganinya akta pengalihan antara para pihak, Mitratel yang merupakan anak usaha Telkom yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi memiliki menara telekomunikasi yang tersebar di berbagai wilayah dan melayani semua operator seluler di Indonesia dengan jumlah mendekati 23.000 menara telekomunikasi.

Pengalihan kepemilikan menara telekomunikasi Telkomsel ini menjadi salah satu langkah TelkomGroup untuk memperkuat fundamental bisnis Mitratel sekaligus menjadikan sebagai salah satu provider menara terbesardi Indonesia. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here