Home Pendidikan Peringati Milad ke-77, Rapat Terbuka Senat UII Dilakukan secara Daring

Peringati Milad ke-77, Rapat Terbuka Senat UII Dilakukan secara Daring

372
0
Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang. Foto : kumparan.com

BERNASNEWS.COM – Rapat terbuka Senat UII memperingati Milad/Dies Natalis ke-77 UII dilakukan secara daring (dalam jaringan), Selasa (18/8/2020) mulai pukul 09.00 wib. Hal ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19 untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran dan penularan virus Corona, sebagaimana juga dilakukan instansi/lembaga-lembaga lainnya selama masa pandemi Covid-19.

Hangga Fathana S.IP B.Int.St MA, Ketua Panitia Milad ke-77 UII, dalam rilis yang dikirim kepada wartawan, Senin (17/8/2020), mengatakan, dalam suasana yang berbeda, rapat senat terbuka UII tahun ini dilakukan secara virtual, mengingat wabah Covid-19 yang belum juga mereda.

Dan agenda tahunan ini dapat disaksikan dan diikuti melalui siniar (live streaming) YouTube Universitas Islam Indonesia mulai pukul 09.00 WIB. Rapat Terbuka Senat diisi dengan penyampaian Laporan Perkembangan UII oleh Rektor UII Prof Fathul Wahid ST MSC PhD dilanjutkan dengan Pidato Milad oleh dosen Psikologi UII Dr Sus Budiharto S.Psi MSi Ps. bertema Mengangkat Kesejatian UII.

Menurut Hangga Fathana, Milad ke-77 UII mengangkat tema Meluhurkan Peradaban. Tema ini diangkat mengingat di tengah dinamika globalisasi, peradaban memiliki peran penting untuk menjaga jati diri bangsa. Peradaban juga merupakan pilar penting dalam menumbuhkan karakter generasi masa depan yang adaptif untuk menghadapi perubahan tanpa harus kehilangan nilai-nilai luhur bangsa.

Oleh karenanya, menurut Hangga Fathana, sudah sepatutnya bangsa Indonesia menempatkan peradaban pada posisi yang luhur. “Dalam upaya meluhurkan peradaban tersebut, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi menghasilkan generasi penerus masa depan yang berilmu an berkarakter. UII yang pada mulanya bernama STI telah berupaya meluhurkan peradaban melalui dunia pendidikan,” kata Hangga Fathana.

Dikatakan, sebagai pionir pendidikan tinggi di Indonesia, UII berperan aktif mencetak generasi yang berilmu amaliah dan beramal ilmiah. Bagi segenap sivitas akademika UII niat mulia tersebut dapat dibingkai dalam tiga aspek.

Pertama, menghormati masa lalu, dengan merawat nilai-nilai mulia. Kedua, mengkritisi masa kini, berkontribusi terhadap masalah bangsa. Dan ketiga, menjemput masa depan dengan suka cita. Karenanya, penting masing-masing diri untuk dapat mendesain masa depan, menjadi adaptif terhadap perubahan, terus mengasah diri, dan senantiasa berkontribusi untuk meluhurkan peradaban.

Sementara Rektor UII Prof Fathul Wahid ST MSc PhD dalam Laporan Perkembangan Universitas Islam Indonesia (UII) selama 2019 memberikan gambaran program dibingkai dengan tujuan strategis dalam Rencana Strategis 2018-2022.

Tujuan strategis tersebut adalah (a) menguatkan nilai dan pengembangan kapasitas internal; (b) menjulangkan inovasi berkelanjutan untuk membangun rekognisi internasional; dan (c) melebatkan manfaat melalui perluasan jangkauan jejaring dan peningkatan dampak.

“Program yang berjalan adalah ikhtiar kolektif yang ditujukan untuk kebermanfaatan orang banyak dan dalam jangka panjang. Karenanya, kami mengucapkan terima kasih kepada semua warga Universitas Islam Indonesia, Pengurus Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia serta semua mitra yang telah membantu pelaksanaan program. Catatan yang muncul dari pelaksanaan program sebelumnya, insyaallah akan menjadi umpan perbaikan untuk waktu yang akan datang,” kata Prof Fathul Wahid. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here