Home Olahraga Peringati Hari Yoga Sedunia, Gelar Event Enjoy Sunset with Ashtanga Move

Peringati Hari Yoga Sedunia, Gelar Event Enjoy Sunset with Ashtanga Move

94
0
The Atrium Hotel and Resort Yogyakarta bekerja sama dengan Ashtanga Jogja mengadakan event bertajuk Enjoy Sunset with Ashtanga Move, pada tanggal 26 Juni 2021 untuk memperingati Hari Yoga Sedunia. (Foto: Kiriman Restu Ema Nuraini)

BERNASNEWS.COM — Gerakan mengajak hidup sehat di masa pandemi seperti ini tidak henti-hentinya dilakukan oleh The Atrium Hotel and Resort. Hotel bintang 4 yang bestandar CHSE ini bekerja sama dengan Ashtanga Jogja mengadakan event bertajuk Enjoy Sunset with Ashtanga Move, pada tanggal 26 Juni 2021. Acara dimulai pukul 15:30 WIB sampai selesai, di Lumbung Restaurant Indoor.

Selain mengajak khalayak ramai untuk menambah imunitas, kegiatan ini juga untuk memperingati Hari Yoga Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 Juni. “Rencana awal digelar di Lumbung Restaurant Outdoor yang memiliki view dan saat senja akan lebih indah. Tetapi karena cuaca berubah hujan maka kami pindah ke dalam, meski begitu peserta nampak antusias dan bersemangat,” ungkap Restu Ema Nuraini Assistant Public Relation Manager The Atrium Hotel and Resort.

Erna Martiana dari Ashtanga Jogja (kanan nomor 2) saat memandu para peserta yoga. (Foto: Kiriman Restu Ema Nuraini)

Dikatakan, para peserta yang antusias memulai gerakan-gerakan yoga dipandu oleh Erna Martiana dari Ashtanga Jogja. Juga diajak untuk kenal lebih dekat apa Ashtanga Yoga itu. Ashtanga Yoga istilahnya modern klasik yoga.

“K. Pattabhi Jois pada tahun ( 1915 -2009 ) pada usia dua tahun memulai pelajaran yoga dengan Krisnamacharya, di Mysore, India. Ia menjadi praktisi dan guru terkemuka Yoga Ashtanga, yang merupakan serangkaian pose yang dilakukan gaya vinyasa yang mengalir,” terang Erna Martiana.

Pada tahun 1962, lanjut Erna, dengan menerbitkan risalah tentang Yoga Ashtanga, Yoga Mala. Murid-murid dari Negara barat pertamanya pada awal tahun 1970 mulai mendatangi Mysore. Ashtanga menyebar ke barat dan sangat mempengaruhi cara yoga praktik saat ini.

“Setelah Pattabhi Jois meninggal pada tahun 2009 cucunya Sharath mengambil alih peran kepemimpinan, termasuk mengajak banyak siswa yang terus berduyun-duyun ke Mysore untuk memperdalam ilmu mereka,” ujar Erna

Para peserta foto bersama usai kegiatan. (Foto: Kiriman Restu Ema Nuraini)

Selama hampir 90 menit peserta diajak mempraktikan kurang lebih 70 gerakan atau pose yoga yang manfaatnya adalah terapi fisik, yang bertujuan untuk memperkenalkan, sharing ilmu, sharing energi kepada khalayak ramai.

Acara ditutup dengan sajian makanan healthy food yaitu gado-gado, fruit skewer, infuse water, tea and coffee bersama. The Atrium Hotel and Resort dan Ashtanga Jogja berharap event seperti ini bisa diagendakan kembali untuk menyehatkan masyarakat dengan lebih mengenal tentang yoga dan untuk praktisi yoga pada umumnya. “Sementara tujuan akhir dari ashtanga adalah sadhana yaitu perjalanan spiritual,” imbuh Erna. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here