Home News Peringati Hari Pahlawan, Divisi Humas Polri Kutip Pesan-pesan Para Pahlawan

Peringati Hari Pahlawan, Divisi Humas Polri Kutip Pesan-pesan Para Pahlawan

26
0
Irjen Pol Argo Yuwono, Kepala Divisi Humas Polri. covid19.go.id

BERNASNEWS.COM – Hari ini, Rabu 10 November 2021, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang sekaligus menghormati jasa para pahlawan. Dan banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk memperingati Hari Pahlawan.

Bagi Divisi Humas Polri, salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengutip dan mempublikasikan pesan-pesan moral para pahlawan sebelum gugur di medan pertempuran. Dalam akun twitter @DivHumas_Polri, Divisi Humas Polri menawali dengan mengutip pidato Presiden Pertama RI Ir Soekrno atau Bung Karno yang disampaikan pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 1961.

Dalam pidato itu, Bung Karno mengatakan bahwa “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.

Sementara dalam pidato bulan Maret 1945, Teuku Nyak Arif sebagai Wakil Ketua DPR seluruh Sumatera, menyebutkan bahwa Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama. “*Pesan Pahlawan Nasional* “Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama“ Teuku Nyak Arif _Pidato bulan Maret 1945, dimana Teuku Nyak Arif menjadi Wakil Ketua DPR seluruh Sumatera_,” cuit Divisi Humas Polri dikutip Bernasnews.com di akun @DivHums_Polri yang diunggah pada hari Rabu, 10 November 2021.

Sementara pesan Bung Tomo yang dikutip Divisi Humas Polri dari Pidato Bung Tomo melalui Radio Pemberontakan menyebutkan, “Jangan memperbanyak lawan, tetapi perbanyaklah kawan.

Kemudian, Silas Papare berpesan: “Jangan sanjung aku, tetapi teruskanlah perjuanganku.” Menurut Divisi Humas Polri, pesan itu disampaikan Silas Papare pada saat memperjuangkan Irian Barat/Papua agar terlepas dari belenggu kolonialisme Belanda dan kembali bergabung dengan NKRI.

Sementra Nyi Ageng Serang mengingatkan bahwa “Untuk keamanan & kesentausaan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan YME, orang yg mendekatkan diri kepada Tuhan tdk akan terperosok hidupnya, & tdk akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu menuntun & melimpahkan anugerah yg tidak ternilai harganya.

Sementara Supriyadi mengatakan bahwa “Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi “. Dan I Gusti Ngurah Rai mengatakan, “Kami sanggup dan berjanji bertempur terus hingga cita-cita tercapai.” Sedangkan Tjut Nyak Dien berpesan: “Kita tidak akan menang bila kita masih terus mengingat semua kekalahan.

Divisi Humas Polri juga mengutip pesan Prof Moh Yamin SH yang disampaikan pada konggres II di Jakarta 27-28 Okt 1928 yang dihadiri perkumpulan pemuda dan pelajar yang menyebutkan bahwa “Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri.” (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here