Home News Peringati Hari Keistimewaan DIY, MTsN 6 Kulon Progo Gelar Aneka Lomba

Peringati Hari Keistimewaan DIY, MTsN 6 Kulon Progo Gelar Aneka Lomba

466
0
Para juara lomba Dimas Diajeng MTsN 6 Kulon Progo bergambar bersama dewan juri, Sabtu (31/8/2019). Foto : Sutanto

BERNASNEWS.COM – MTs Negeri 6 Kulon Progo menggelar aneka lomba, seperti lomb Sesorah, Nembang Jawa, Paduan Suara dan Dimas Diajeng, Sabtu (31/8/2019), dalam rangka ikut memeriahkan dan memperingati Hari Keistimewaan DIY.

Wakamad Urusan Kesiswaan MTsN 6 Kulon Progo Drs Sutanto mengatakan, kegiatan iselenggarakan untuk memelihara dan mengembangkan hasil cipta, rasa, karsa dan karya berupa nilai-nilai, pengetahuan, norma, adat istiadat, seni dan tradisi luhur yang mengakar dalam masyarakat DIY.

Tembang Jawa dilombakan agar para siswa mengenal tembang-tembang macapat sehingga nantinya tidak hilang ditelan zaman. Sementara lomba sesorah dimaksudkan agar para siswa memiliki rasa percaya diri dengan tampil di hadapan orang lain sekaligus belajar lancar berbahasa Jawa, belajar unggah-ungguh tata krama di hadapan orang lain.

Juara lomba Paduan Suara (kelas 9D) bergambarbersama wali kelas, Sabtu (31/8/2019). Foto : Sutanto

“Untuk lomba paduan suara setiap kelas menyanyikan lagu Hymne Madrasah dan Mars Madrasah, diharapkan setiap siswa MTsN 6 Kulonprogo, hapal syair, memahami dan dapat mengambil spirit dari lagu tersebut untuk diamalkan dalam kehidupan sehari- hari. Sedangkan lomba Dimas Diajeng dimaksudkan untuk mewadahi potensi siswa dalam bidang fashion, mengetahui cara berpakaian Jawa sesuai kaidah dan tak merasa canggung,” kata Sutanto dalam rilis yang dikirim ke Redaksi Bernasnews.com, Senin (2/9/2019).

Kepala MTsN 6 Kulon Progo Imam Syamroni SPd merasa senang dengan aneka kegiatan untuk memperingati Hari Keistimewaan DIY. Madrasahnya yang memiliki visi “CANTIK” (cerdas, agamis, normatif, terampil, inovatif, kreatif) ini berwawasan lingkungan, secara langsung ikut aktif mendukung kebijakan pemerintah dengan turut memelihara budaya adiluhung.

Kegiatan diawali dengan apel bersama seluruh guru, karyawan dan siswa menggunakan busana adat Jawa. Lomba diikuti oleh seluruh kelas. Untuk Sesorah setiap kelas diwaliki 1 orang mengupas tentang keistemewaan DIY dengan juri Meilian CH SAg dan Mardiana.

Hafna, juara lomba Sesorah saat tampil di hadapan juri, Sabtu (31/8/2019). Foto : Sutanto

Nembang Jawa membawakan tembang macapat dan tembang dolanan dengan juri Ismi Rahayu STP dan Suprayitna SPd.I. Sementara lomba Paduan Suara yang diikuti semua kelas dengan juri Drs Sutanto dan Miftakhul Munir SAg. Untuk Dimas Diajeng ada 2 perwakilan setiap kelas dengan juri Marwati SPd, Zuni Asturi SPd dan Abi Kusna.

Hasil lomba untuk Nembang Jawa juara I-III yakni Selly Defri Antasari (9D), Sabrina Syafiiqa Nur F (8C) dan Febriano (7D). Lomba Sesorah Juara I-III Hafna Nashifatul Azkiya`(9B), Falah Habib (8C) dan Shofia Rani (9C). Lomba Paduan Suara juara I-III terdiri dari Tim 9D, Tim 9C dan Tim 9B. Dan lomba Dimas Diajeng juara I-III yakni Idham Alif Amirudin-Ardia Ramda Wuri astiwi (9D), Idham Setia –Riska Febriana (9B) dan Fajar Muflihun-Aulia Stevanny (9A). (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here