Home Ekonomi Perguruan Tinggi Berkolaborasi dengan Industri Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Perguruan Tinggi Berkolaborasi dengan Industri Pulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

203
0
Dari kiri kanan : Direktur Utama PT BPR Danagung Bakti Tedy Alamsyah, Direktur Utama PT Dekor Asia Jayakarya Bambang Wijaya, Dekan FTI UII Prof Hari Purnomo dan Direktur Bambooland Indonesia Prof Dr Yulianto Purwono Prihatmaji foto bersama usai jumpa pers di Kampus FTI UII, Kamis 10 Juni 2021. Foto : kiriman Jerri Irgo

BERNASNEWS.COM – Perguruan tinggi bekolaborasi dengan industri dan stakeholder atau pemangku kepentingan untuk memulihkan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan FTI UII bersama Bambooland Indonesia, PT Dekor Asia Jayakarya dan PT BPR Danagung Bakti.

Dengan kolaborasi itu, diharapkan dapat mengimplementasikan transformasi pendidikan tinggi yang mampu mencetak lebih banyak lagi talenta yang bisa bersaing di tingkat dunia.

“Di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi di Indonesia, perguruan tinggi perlu berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk memulihan ekonomi. Momentum tersebut diselaraskan dengan mengakselerasi kerja sama perguruan tinggi dengan industri dan jasa keuangan,” kata Ir Winda Nur Cahyo ST MT PhD IPM, Ketua Prodi Teknik Industri, Program Magister FTI UII dalam jumpa pers secara virtual, Kamis 10 Juni 2021.

Dikatakan, kolaborasi perguruan tinggi dan industri juga bisa menjadi alternatif dalam menjawab tantangan di tengah pandemi Covid-19 dengan pengembangan akselerasi dunia industri dan inovator, khususnya terkait dengan konservasi dan efektivitas eksportir produk unggulan bambu.

Dikatakan, hal itu juga menjadi salah satu faktor keberhasilan untuk mencapai delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang menjadi landasan transformasi pendidikan tinggi.Ke-8IKU tersebut adalah lulusan mendapat pekerjaan yang layak dengan upah di atas upah minimum regional, menjadi wirausaha atau melanjutkan studi; mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus melalui magang, proyek desa, mengajar, riset, berwirausaha serta pertukaran pelajar.

Selain itu, dosen berkegiatan di luar kampus dengan mencari pengalaman industri atau berkegiatan di kampus lain; praktisi mengajar di kampus atau merekrut dosen yang berpengalaman di industri; hasil kerja dosen (hasil riset dan pengabdian masyarakat) dapat digunakan masyarakat dan mendapatkan rekognisi internasional; program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia baik dalam kurikulum, magang maupun penyerapan lulusan.

Kemudian, kelas yang kolaboratif dan partisipatif melalui evaluasi berbasis proyek atau metode studi kasus dan program studi berstandar internasional dengan akreditasi atau sertifikasi tingkat internasional.

Bambang Wijaya, Direktur Utama PT Dekor Asia Jayakarya, mengaku perusahaan yang dipimpinnya berhasil mengirimkan 10 kontainer produk perabotan setiap bulan, berupa pagar bambu bervolume ke Australia, USA dan Eropa. Ia berharap kegiatan ekspor dapat terus berlangsung meski di tengah kondisi pandemi Covid-19.
 
Dikatakan, dengan adanya kerjasama hulu hilir diharapkan dapat melakukan efektivitas dan efisiensi pada proses produksi, sehingga dapat meningkatkan jumlah produksi .

Menurut Bambang Wijaya, keterlibatan Bambooland sebagai penggerak konservasi dan penyedia bahan baku, sedangkan PT Dekor Asia Jayakarya sebagai laboratorium dan proses bisnis.Sedangkan FTI UII mengambil peran dalam penelitian dan pengembangan (R&D) serta PT BPR Danagung Bakti untuk akses pembiayaan. (lip)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here