Thursday, June 30, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsPeresmian Kampung Kembar ‘Sareng Tepung’, Heroe Poerwadi Ajak Anak-anak Jogja Kuasai Tembang...

Peresmian Kampung Kembar ‘Sareng Tepung’, Heroe Poerwadi Ajak Anak-anak Jogja Kuasai Tembang dan Tarian Budaya

BERNASNEWS.COM – Kampung Kembar dengan tajuk ‘Sareng Tepung’ akronim dari Sinau Bareng Telung Kampung diresmikan oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Sabtu (12/2/2022). Telung atau tiga kampung itu meliputi Kampung Keparakan, Kampung Ratmakan, dan Kampung Gunungketur yang memiliki kemiripan di bidang edukasi dan pengembangan karakter anak melalui seni budaya.

Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Gandeng Gendong dan Gandhes Luwes yang menggabungkan tiga kampung tersebut. Program pemberdayaan masyarakat yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta.

Dalam sambutannya Wawali Kota Yogyakarta berharap agar ketiga kampung bisa saling mengirimkan anak-anaknya untuk ikut belajar membuat kegiatan bersama. “Karena sebagian besar berbasis seni dan budaya di masing-masing tiga kampung. Bisa saling menguatkan agar masyarakat terutama anak-anak kita bekali dengan tata krama seni budaya yang khas Yogyakarta,” ungkap Heroe Poerwadi.

Dikatakan, setiap anak-anak yang belajar di Kota Yogyakarta harus menguasai tembang dan tari-tarian sebagai karakter pengembangan budaya di Kota Yogyakarta. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk upaya bersama dalam mengajak para wisatawan untuk mampir dan berbelanja agar ekonomi warga sekitar ikut meningkat.

“Nantinya ketiga kampung ini bisa mengunjungi potensi wilayah satu dan lainnya untuk sama-sama belajar, agar Kampung Kembar tidak hanya berhenti di sini namun tetap eksis kedepannya,” ungkap orang nomor dua di Pemkot Yogyakarta, seperti dikutip dari laman Portal Pemberitaan Pemerintahan Kota Yogyakarta.

Menurut Heroe, pola Kampung Kembar bisa menjadi contoh untuk kampung lainnya. Yang terpenting adalah bagaimana kampung bersinergi dalam sebuah kegiatan, supaya dapat berkembang secara produktif dan mampu meningkatkan fasilitasi kesejahteraan di masyarakat. Ia juga berharap nantinya OPD yang terkait ikut menguatkan karakter Kota Yogyakarta sebagai Kota Budaya yang menyangga tradisi seni budaya jawa dengan karakter yang khas Kota Yogyakarta.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Kampung Kembar ‘Sareng Tepung’ Yuning Rosanti mengungkapkan, bahwa ajang ini sebagai bentuk upaya bersama dalam mengenalkan, bersosialisasi dan berkomunikasi agar nantinya terwujud Kota Yogyakarta yang nyaman huni dan berpijak pada nilai-nilai keistimewaan.

“Semoga kampung kembar menjadi wisata edukasi di perkotaan yang unik dan menarik sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat,” beber Yuning.

Dalam giat yang dihadiri oleh Wawali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi dan segenap jajaran OPD terkait itu, sejumlah anak-anak dari perwakilan keiga kampung tersebut diajak merasakan edukasi seni budaya yang ada di tiap lokasi. Lokasi pertama di Kampung Keparakan sebagai pintu gerbang wisata Kampung Kembar ‘Sareng Tepung’.

Di lokasi pertama ini anak-anak diajak bermain permainan tradisional seperti egrang bambu, egrang bathok, maik dakon dan tari-tarian. Kemudian naik sepeda pindah ke lokasi kedua di Kampung Ratmakan, anak-anak diajak bermain gamelan, belajar tembang-tembang Jawa sebagai edukasi seni dan budaya agar tetap lestari.

Selanjutnya di lokasi ketiga yang merupakan venue peresmian kampung wisata Kampung Kembar ‘Sareng Tepung’, tepatanya di Kampung Gunungketur, anak-anak diajak untuk membuat apem dan makanan tradisional lainnya. Juga belajar cara memanah atau jemparingan yang merupakan warisan tak benda Kota Yogyakarta. (ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments