Home Ekonomi Percepat Pemulihan Ekonomi di Sektor Transportasi Udara, Dua Bandara di Yogyakarta Terima...

Percepat Pemulihan Ekonomi di Sektor Transportasi Udara, Dua Bandara di Yogyakarta Terima Stimulus PJP2U

157
0
Bandara Internasional Yogyakarta dan Bandara Adisutjipto memperoleh stimulus penerbangan melalui subsidi tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U). Foto: Istimewa.

BERNASNEWS.COM — Bandara Internasional Yogyakarta dan Bandara Adisutjipto memperoleh stimulus penerbangan melalui subsidi tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U). Dua bandara yang beroperasi di bawah naungan PT Angkasa Pura I tersebut yang termasuk di antara 13  bandara yang menerima program stimulus tersebut.

Kebijakan ini ditetapkan sesuai nota kesepahaman (MoU) dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan perihal pemberian stimulus penerbangan melalui tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) yangditandatangani bersama di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Suasana Terminal B di Yogyakarta Internastional Airport (YIA), Kabupaten Kulon Progo, DIY. (Foto: istimewa)

Adapun stimulus ini diberikan kepada pengguna jasa pesawat udara yang melakukan pembelian tiket pesawat mulai 23 Oktober -31 Desember 2020 dan berangkat dari Bandara Internasional Yogyakarta dan Bandara Adisutjipto.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung upaya percepatan pemulihan ekonomi khususnya bagi industri penerbangan yang sangat terdampak oleh pandemi global Covid -19,” ujar Agus Pandu Purnama PTS. General Manager Bandara Intenasional Yogyakarta dan General Manager Bandara Adisutjipto, dalam rilis yang dikirim, Jumat (23/10/2020).

Pakai Masker dan pengecekkan suhu tubuh calon penumpang merupakan bagian dari penerapan protokol kesehatan di YIA. (Foto: istimewa)

Sejak bulan Januari sampai dengan Agustus 2020, Bandara Internasional Yogyakarta tercatat telah melayani 398.833 penumpang sedangkan Bandara Adisutjipto tercatat melayani sebanyak 1.423.223 penumpang. Mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami berharap semoga pemberian stimulus PJP2U ini secara langsung akan membuat harga tiket penerbangan lebih terjangkau bagi masyarakat dan meningkatkan jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi udara, serta dapat mendorong pertumbuhan perekonomian di daerah dan memberikan dampak yang signifikan terhadap industri pariwisata, sektor UMKM dan juga industri lainnya. Dengan tentu saja tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan 3M (Menggunakan masker, Mencuci tangan, dan Mejaga jarak) sesuai Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 13 th 2020 Tentang Operasional Transportasi Udara dalam masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman dari Covid -19 Sebagai jaminan keamanan dan kesehatan selama berada di Bandara,” tambah Agus Pandu Purnama. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here