Home News Penyerapan Dana Keistimewan Belum Optimal

Penyerapan Dana Keistimewan Belum Optimal

443
0
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY Rb Dwi Wahyu Budiantoro. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM —Setelah UU Keistimewan disahkan pada tahun 2012, pemerintah pusat memberikan dana keistimewaan ke Pemda DIY. Dan mulai tahun 2013, Pemda DIY mulai mengakses atau mendapatkan dana keistimewan (Danais).

Namun, dalam perjalanannya hingga tahun 2018 penyerapan danais belum optimal sehingga butuh skema baru untuk mengoptimalkan serapan Danais tersebut. “Pemda DIY perlu membuat perencanaan yang matang untuk mendapatkan Danais sekaligus agar penyerapannya bisa optimal,” kata Rb Dwi Wahyu Budiantoro SPd MSi, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY, dalam diskusi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Yogyakarta dan DIY, dalam mengisi masa resesnya, di Gedung DPRD DIY Jalan Malioboro, Jumat (17/2020).

Menurut Rb Dwi Wahyu Budiantor, DIY memang tidak punya wilayah karena yang punya wilayah adalah kabupaten dan kota sehingga perencanaan dilakukan oleh kabupaten/kota sesuai kebutuhan kabupaten/ kota.

Karena kesiapan kabupaten/ kota perlu dioptimalkan. Sebab, skema Bantuan Keuangan Khusus Dana Keistewaan ternyata belum sepenuhnya dipahami oleh kabupaten/ kota. Sehingga untuk mengisi masa reses kali ini, Dwi Wahyu Budiantoro mengundang OPD kota dan DIY untuk mendiskusikan hal tersebut.

“Di lapangan terkesan OPD DIY dan Kota masih jalan sendiri-sendiri. Dan reses kali akan menjadi model saya sebagai ajang diskusi untuk menghilangkan egosentris OPD baik OPD kota maupun OPD DIY. Menyamakan persepsi memang tidak gampang tanpa ada komunikasi intens antara Kota dan DIY,,: kata Rb Dwi Wahyu Budiantoro dalam rilis yang dikirim ke Bernasnews.com, Minggu (19/1/2020). (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here