Home Pendidikan Penyerahan Sertifikat Kursus bagi Guru Pendidikan Agama Katolik

Penyerahan Sertifikat Kursus bagi Guru Pendidikan Agama Katolik

124
0
Romo Yosep Nugroho Tri Sumartono, Pr, Romo Antonius Dodit Haryono Pr dan CB. Ismulyadi menyerahkan sertifikat kepada salah satu peserta kursus, Senin 27 Desember 2021. Foto: kiriman Ismulyadi

BERNASNEWS.COM – Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Komisi Kateketik (Pewartaan) Kevikepan DIY Timur dan Komisi Pendidikan Kevikepan DIY Barat serta Civitas Akademika Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma menyerahkan sertifikat kursus Pengembangan Kompetensi dan Profesi Tenaga Pendidik Agama Katolik Pendidikan Agama Katolik Kankemenag Kabupatena Sleman.

Acara yang dilaksanakan pada Senin (27/12/2021) di Aula 3 Kankemenag Kabupaten Sleman merupakan rangkaian dari kursus yang telah diadakan selama 3-4 bulan (sejak Oktober-November 2021) atau 14 pertemuan secara online.

“Peran Guru Pendidikan Agama Katolik sangat penting dalam mengelola capaian pembelajaran. Dalam praktiknya, muncul keprihatinan sekaligus harapan. Data menunjukkan, beberapa guru Pendidikan Agama Katolik berstatus PNS Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman maupun PNS Kementerian Agama tiap tahun memasuki masa pensiun. Proses pendidikan dan pengajaran Pendidikan Agama Katolik pada akhirnya harus tetap dilaksanakan dengan melibatkan para guru tidak tetap (GTT) Pendidikan Agama Katolik,” ungkap CB Ismulyadi selaku penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kemanterian Agama Kabupaten Sleman dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Senin 27 Desember 2021.

Para peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Foto: kiriman Ismulyadi

Romo Antonius Dodit Haryanto Pr, Ketua Komisi Kateketik Kevikepan Jogja Timur, mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah menyelesaikan kursus. “Apa yang Bapak Ibu terima selama kursus perlu dibatinkan dan diwujudkan bagi dunia pendidikan, terutama pembinaan dan pendampingan kepada siswa. Semoga melalui pembekalan pengetahuan semakin diperkaya dan dimantapkan,” tambah Romo Dodit Pr. Selain itu, Romo Dodit juga mengajak peserta untuk membuat refleksi singkat selama mengikuti kursus.

Sementara Romo Yosep Nugroho Tri Sumartono Pr, Ketua Komisi Kateketik Kevikepan DIY Barat, mengingatkan para peserta tentang pendidikan  sebagai misi keuskupan Agung Semarang. “Kita diundang untuk terlibat dalam kegiatan di gereja secara khusus melalui dunia pendidikan,” kata Romo Nugroho.

Para peserta sedang mendapatkan peneguhan dari Romo Yosep Nugroho Tri Sumartono Pr dan Romo Antonius Dodit Haryono Pr. Foto: kiriman Ismulyadi

“Kita, para Guru Pendidikan Agama Katolik, ada dalam Gereja Katolik yang tumbuh berkembang bersama situasi masyarakat. Karena itu, kita juga diharapkan untuk belajar terus  menerus. Bahan pembelajaran jangan dijadikan sebagai satu-satunya sumber ajaran atau pengetahuan,” tambah Romo Nugroho.

“Saya senang dapat mengikuti kursus Pengembangan Kompetensi dan Profesi Tenaga Pendidik Agama Katolik Pendidikan Agama Katolik Kankemenag Kabupaten Sleman ini. Saya memperoleh ilmu yang mendukung pelaksanaan tugas saya,” kata Tri Nur Hadiyati, Guru Pendidikan Agama Katolik di SD Karitas Nandan.

Acara penyerahan sertifikat kursus Pengembangan Kompetensi dan Profesi Tenaga Pendidik Agama Katolik Pendidikan Agama Katolik Kankemenag Kabupatena Sleman dirangkai dengan dialog antara para guru dengan Penyelenggara Bimas Katolik, Ketua Komisi Kateketik, Romo Komisi Pendidikan. (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here