Home News Pentingnya Pembentukan KIM dan PPID bagi Masyarakat Desa

Pentingnya Pembentukan KIM dan PPID bagi Masyarakat Desa

303
0
Kegiatan sosialisasi pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Selasa (28/1/2020), di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Gamping, Sleman, DIY. (Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Pemerintah Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Selasa (28/1/2020), di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Gamping, Sleman, DIY.

Acara sosialisai ini dihadiri oleh aparat desa dan tokoh masyrakat  perwakilan  dari desa se Kecamatan Gamping, dengan menghadirkan nara sumber Kasi Pelayanan Publik  Kominfo kabupaten Sleman  Yudianto Setiawan dan Adnan Imam Nurtjahyo, Sekertaris KIM Kabupaten Sleman juga sebagai Ketua KIM Kecamatan Gamping.

Nara sumber Kasi Pelayanan Publik  Kominfo kabupaten Sleman  Yudianto Setiawan (kiri) dan Adnan Imam Nurtjahyo, Sekertaris KIM Kabupaten Sleman juga sebagai Ketua KIM Kecamatan Gamping (tengah), sebagai moderator Staf Kecamatan Gamping. (Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com)

Yudianto Setiawan, mengatakan, agar desa – desa di Kecamatan Gamping segera membentuk Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID). Karena satu-satunya desa yang sudah membentuk PPID baru Desa Ambarketawang. Pembentukan PPID mengacu pada peraturan perundangan terkait UU KIP yaitu UU no.14 tahun 2008 dan UU no.16 tahun 2010, sebagai PPID adalah Sekretaris Desa dan Kepala Desa merupakan atasan PPID.

PPID harus dibentuk, Yudi mengungkapkan, dikarenakan sering terjadi masalah yang dihadapi masyarakat dalam hal informasi, seperti informasi  wajib berkala tidak ada di website atau papan pengumuman, informasi yang serta merta terlambat diberikan, informasi setiap saat tidak tersedia, pelayanan informasi yang buruk, dan informasi yang diminta dinyatakan rahasia/dikecualikan. “Untuk penyampaian informasi ada dua macam, yaitu Daftar Informasi Publik Desa (DIP) dan Daftar Informasi Publik Desa yang Dikecualikan,” ungkapnya.

Para peserta dari perwakilan desa dan tokoh masyarakat desa se Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. (Nuning Harginingsin/ Bernasnews.com)

Sementara itu Sekertaris KIM Kabupaten Sleman sekaligus Ketua KIM Kecamatan Gamping , Adnan Imam Nurtjahyo, menyampaikan, bahwa KIM di Kecamatan Gamping sudah dibentuk sejak tahun 2017 tetapi desa yang sudah membentuk KIM baru satu desa, yaitu Desa Trihanggo.

Sebagai Ketua KIM di Kecamatan Gamping, Adnan sudah berupaya mendatangi semua Kepala Desa agar segera membentuk KIM. Acuan pembetukan KIM ini juga sama mengacu pada peraturan perundangan  terkait UU KIP, UU no.14 tahun 2008 dan UU no.16 tahun 2010.      

“Karena KIM sangat berguna  untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan menginformasikan potensi – potensi yang  ada di desa masing – masing, sehingga informasi tentang keadaan desa beserta potensinya bisa terekspos ke masyarakat luas,” tegasnya. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here