Home News Pentingnya Copywriting untuk Tingkatkan Branding dan Omzet UMKM

Pentingnya Copywriting untuk Tingkatkan Branding dan Omzet UMKM

708
0
Workshop copywriting untuk tingkatkan branding dan omzet UMKM. (Foto: dok. Bernasnews)

BERNASNEWS.COM – Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tidak hanya sekadar mengerti tentang produksi tetapi juga marketing hingga branding. Harapannya omzet pun akan ikut meningkat jika mau beradaptasi. Tri Agung Pujiantoro selaku Direktur Utama PT BPR Madani Sejahtera Abadi menyampaikan bahwa para pelaku usaha atau UMKM memang harus beradaptasi pada hal yang baru.

“Di masa saat ini kita sebagai UMKM itu harus mau tidak mau bergeser ke sektor digital. Di situlah pasar kita saat ini dan masa depan,”ungkap Tri Agung Pujiantoro.

Salah satu cara untuk bisa bertahan dan menyesuaikan diri adalah dengan cara copywriting. Langkah ini dapat dilakukan untuk menarik konsumen. Tak henti-hentinnya melakukan promosi produk dalam bentuk tulisan. Pelaku usaha memang dituntut juga untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Meskipun merasa tidak memiliki skill menulis perlahan harus dilatih. Pasalnya, konsumen-konsumen yang sekarang beralih belanja online akan jeli membaca informasi dari penjual.

Copywriting bisa dipelajari untuk menawarkan suatu produk yang bisa memancing minat pembeli. Bahasa yang digunakan juga kekinian sehingga mudah dipahami. Tentu saja tidak hanya sekedar menulis status tetapi ada fomulanya agar produk dan jasa bisa dipromosikan dengan baik sehingga mendatangkan penjualan. Salah satu narasumber Sunti Melati yang merupakan dosen sekaligus editor media online mengungkapkan bahwa selama ini sebenarnya sudah dilakukan iklan lewat status maupun caption di media sosial.

“Semua berawal dari tulisan kalau di dunia periklanan disebutnya sebagai copywriting. Jadi kan segala sesuatu berawal dari sebuah tulisan.

Bahkan iklan yang disaksikan secara visual ada sebuah tulisan dan script. Ia pun lantas menjelaskan bagaimana cara melakukan copywriting untuk meningkatkan branding dan omzet.

“Copywriting adalah segala bentuk tulisan di media apapun yang tujuannya untuk mempromosikan produk,” ungkap Sunti Melati dalam acara workshop virtual pada Jumat, 25 Juni 2021

Jadi bisa memanfaatkan media sosial hingga portal media resmi, baik cetak atau online. Sunti Melati menyampaikan sebelum memulai menulis para pelaku UMKM perlu mengenal produknya. Dipikirkan juga apa yang akan ditampilkan atau dipromosikan supaya konsumen klan produk itu bisa ingat. Tak lupa memasukkan testimoni atau pendapat dari konsumen.

Secara tidak langsung testimoni juga seperti iklan yang disampaikan oleh orang lain. Tren sekarang jual beli secara online, sehingga salah satu untuk meyakinkan pembeli melalui tulisan atau copywriting. Cantumkan garansi jika ada garansi yang didapatkan oleh konsumen hingga ada ajakan untuk menarik konsumen membeli produk.

“Gunakan kalimat yang menyesuaikan target market,” ungkap Sunti.

Ada media sosial yang bisa dimanfaatkan seperti Facebook, Instagram, hingga portal berita. Penting untuk terus dipelajari dan digali untuk mengetahui target konsumen, promosi dan media yang tepat. Sementara itu, Galih Wijaya selaku CEO Tugu Jogja mengungkapkan kalau pengguna internet naik 400 persen. Setiap detiknya ada jutaan pencarian di Google. Artinya ada miliaran pencarian setiap harinya yang dilakukan oleh orang-orang.

“Artinya sekarang kalau mau bener-bener populer di dunia digital kita harus membuat suatu promosi yang tepat untuk di dunia digital sesuai targetnya,” tegasnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Komisi Tetap Media dan Publikasi KADIN DIY ini mengungkapkan, setiap media sosial punya segmentasinya berbeda-beda, ada Instagram, Facebook, maupun TikTok. Copywriting dapat dilakukan dalam bentuk artikel kemudian ditambah dengan SEO atau kata kunci yang dimasukkan dalam suatu artikel. (Nindya P)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here