Home Seni Budaya Peringati HUT ke-264 Kota Yogyakarta, “Tan Mingkuh Tumapak Ing Jaman Anyar” Pentas...

Peringati HUT ke-264 Kota Yogyakarta, “Tan Mingkuh Tumapak Ing Jaman Anyar” Pentas secara Virtual

91
0
Perhelatan secara virtual Pentas Budaya bertajuk “Tan Mingkuh Tumapak Ing Jaman Anyar”, Minggu (11/10/2020). Foto: Istimewa.

BERNASNEWS.COM — Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menggelar pertunjukan Pentas Budaya bertajuk “Tan Mingkuh Tumapak Ing Jaman Anyar”, Minggu (11/10/2020). Perhelatan secara virtual tersebut sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-264 Kota Yogyakarta. Demikian dijelaskan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, S Sos, MM.

Walikota Yogyakarta (tengah) mengendarai becak ke venu Pentas Budaya dalam rangkaian peringatan HUT Ke-264 Kota Yogyakarta, Minggu (11/10/2020). Foto: Istimewa.

“Lokasi pentas budaya digelar di beberapa tempat, yaitu halaman air mancur Balaikota Yogyakarta, halaman Kantor BPKCB Kotagede dan juga serentak di 14 Pendopo Kecamatan se-Kota Yogyakarta. Semua lokasi ini dikoneksikan dalam satu layar live streaming sebagai respon pemerintah Kota Yogyakarta dalam masa pandemi untuk tetap mentaati protokol pencegahan COVID 19,” ungkap Yetti melalui rilis yang dikirim ke Bernasnews.com.

Walikota Yogyakarta Haryadii Suyuti saat menyampaikan sambutan dalam acara Pentas Budaya, Minggu (11/10/2020), di Halaman Balaikota Timoho, Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Pengisi acara dalam helatan ini diantaranya adalah Gamelis Gamler sebuah grup musik gamelan kontemporer yang membawakan lagu-lagu tradisional dan modern dibalut nuansa etnis. Kemudian Agung Cendhik Art Dance dengan tari garapannya yang unik. “Selain itu juga pementasan teater berbahasa Jawa Sedut Senut, dengan membawakan lakon Singget, bercerita mengenai bagaimana sekelompok orang yang berlatih teater dengan tema HUT Kota Yogyakarta,” terang Yetti.

Pementasan tari dari sebuah Sanggar Tari, Minggu (11/10/2020), di Halaman Balaikota Timoho, Yogyakarta. (Foto: Istimewa)
Pementasan Thater Berbahasa Jawa Sedhut Senut. (Foto: Istimewa)

Selain dilakukan secara virtual, lanjut Yetty, hal yang menarik dari pentas ini adalah menyajikan tarian bersama di ujung pementasan dengan teknologi zoom meeting. Adanya sejumlah seniman yang terlibat menari bersama secara virtual di 14 titik di kecamatan, di venue Kantor BPKCB Kotagede dan juga di Balaikota Yogyakarta.

“Hal ini merupakan simbolisasi kebersamaan dan keberanian, tekad yang bulat untuk tetap optimis menghadapi kondisi di jaman yang baru, Tan Mingkuh Tumapak Ing Jaman Anyar. Masyarakat Kota Yogyakarta dapat menyaksikan acara tersebut melalui akun youtube Pemkot Jogja dan akun youtube Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta,“ pungkas Yetty Martanti. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here