Home Ekonomi Peningkatan Produk UMKM, Begini Instruksi Bupati Sleman untuk Supermarket dan Panewu di...

Peningkatan Produk UMKM, Begini Instruksi Bupati Sleman untuk Supermarket dan Panewu di Sleman

59
0
Bupati Sleman Hj. Dra. Kustini Sri Purnomo saat bertemu dengan kelompok tani dalam acara penyerahan bantuan alat pertanian dan menyampaikan perihal produk UMKM Sleman, Kamis (16/9/2021). Foto: Istimewa.

BERNASNEWS.COM — Keberadaan toko modern berjaringan (supermarket) di Kabupaten Sleman bisa untuk memperluas promosi dan pemasaran produk UMKM, apalagi dalam Perda No.14  tahun 2019 sudah disebutkan jelas bahwa toko modern harus mengakomodir produk UMKM.

Hal itu disampaikan Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo saat bertemu dengan kelompok tani dalam acara penyerahan bantuan alat pertanian, Kamis (16/9/2021), di Cepit, Kalurahan Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY.

Di hadapan para petani itu, Bupati Sleman mengungkapkan, bahwa telah melakukan audiensi dengan direktur Indomart. Dalam pertemuan itu, pihaknya meminta setiap Indomart yang ada di Kabupaten Sleman menyediakan tempat untuk memajang produk-produk UMKM.

“Kemarin saya minta kalau setiap toko (Indomart) itu bisa ada tempat untuk produk UMKM. Alhamdulilah mendapatkan respon yang baik. Jadi konsepnya, semisal tokonya di Moyudan, produk UMKM yang dipajang ya produk UMKM Moyudan,” ungkap Kustini.

Dikatakan, keberadaan toko modern di Kabupaten Sleman bisa ditemukan hampir di setiap wilayah. Data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyebutkan, terdapat 460 toko modern. Dari jumlah tersebut, belum semua toko bersedia mengakomodir produk-produk UMKM.

“Belum lagi di tengah kondisi pandemi seperti saat ini, praktis metode penjualan produk UMKM menjadi terbatas,” ujarnya.

Toko modern di Sleman ada banyak, lanjut Kustini, bisa untuk memperluas promosi dan pemasaran produk UMKM kita. Jadi ini sekaligus saya ingatkan bahwa dalam perda kita sudah mengatur mengenai itu. Pihaknya menegaskan bahwa produk UMKM yang dimasukkan dalam toko modern harus sesuai dengan standar.

“Pemkab Sleman akan tetap mengawasi sebagai upaya kendali kualitas dalam peningkatan mutu produk sehingga mampu berkelanjutan dan bersaing di pasaran,” katanya tegas.

Selanjutnya, Kustini meminta seluruh panewu di Kabupaten Sleman untuk mulai mendata toko modern yang ada di wilayahnya masing-masing. Sekaligus mengecek apakah toko modern tersebut sudah mengakomodir produk-produk UMKM.

“Saya minta panewu untuk bisa aktif dalam hal ini. Lakukan pendataan dan monitoring toko modern yang ada. Kalau belum ada produk UMKM, lakukan koordinasi dengan pemilik usaha itu bagaimana caranya produk UMKM kita bisa masuk,” ujar Kustini. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here