Home News Pengusaha Muda Asal Maluku Terima Bantuan Perlengkapan Arung Jeram

Pengusaha Muda Asal Maluku Terima Bantuan Perlengkapan Arung Jeram

94
0
Anggota Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Maluku di Yogyakarta terima bantuan perlengkapan Arung Jeram di Kali Progo, Minggir, Sleman, Jumat (27/8/2021). Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM – Masyarakat Indonesia Bagian Timur, khususnya Maluku, yang berdomisili di DIY tidak luput dari dampak Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang saat ini sedang dirasakan oleh semua lapisan warga di Jogja.

“Perlu ada strategi untuk bertahan di masa Pandemi COVID-19. Kita harus tetap berupaya untuk selalu sehat dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas). Dalam situasi seperti ini kesehatan harus dinomorsatukan,” kata Amrizal yang biasa disapa Maru, pengusaha muda asal Maluku yang juga perwakilan dari Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Maluku di Yogyakarta, di sela kegiatan Rafting (Arung Jeram) di Kali Progo, Minggir, Sleman, Jumat (27/8/2021).

Pada kesempatan itu, juga diserahterimakan bantuan perlengkapan Arung Jeram berupa Perahu, Helm, Pelampung dan Dayung untuk bisa dikelola oleh usaha Rafting milik Maru. Bantuan berasal dari Nanang JM selaku Pemerhati Lingkungan Hidup dan Keamanan asal Jogja yang sudah lama menetap di Jakarta.

Anggota Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Maluku di Yogyakarta foto bersama di sela-sela ramah-tamah dan makan bersama di Rumah Makan mBelik Ngaglik Sleman, Jumat (27/8/2021). Foto: Istimewa

Nanang mengharapkan bantuan yang diberikan bisa melengkapi armada dan perlengkapan yang sudah ada di obyek wisata dan usaha rafting milik Maru, agar perekonomian juga mampu segera pulih dan bangkit kembali. Sem”oga bisa memberi motivasi dan semangat untuk bisa bertahan pada masa Pandemi Covid-19 ini,” ujar Nanang dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Minggu (29/8/2021).

Selama ini, antara Nanang dengan masyarakat Maluku di Yogyakarta sudah lama terjalin komunikasi, terutama dengan para tokohnya.”Pemberian bantuan ini sebagai penyambung tali silaturahmi,” kata Nanang.

Sementara Maru mengaku dalam situasi Pandemi Covid-19 seperti saat ini, semua harus bisa menghindarkan diri dari sakit dan bahaya kematian. “Baik kematian akibat terkena Covid-19 atau kematian karena kelaparan. Hal ini disebabkan seluruh sendi perekonomian rakyat mati suri dan bahkan mati total akibat wabah ini,” imbuhnya.

Yang patut mendapatkan perhatian adalah potensi munculnya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) apabila Pandemi Covd-19 berlangsung lama dan tidak dapat dihentikan. Maru berharap semua warga Maluku yang berada di DIY bersama-sama seluruh lapisan masyarakat Jogja agar senantiasa menjaga kondusivitas keamanan.

Setelah mengikuti arung jeram, kegiatan dilanjutkan keesokan harinya dengan agenda ramah-tamah dan makan bersama di Rumah Makan mBelik Ngaglik Sleman. (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here