Wednesday, May 18, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomePendidikanPenggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Tanggung Jawab Bersama

Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Tanggung Jawab Bersama

bernasnews.com – Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai Bangsa Indonesia. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaaan, kita harus mengutamakan Bahasa Indonesia, melaksanakan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing.

“Sebagai warga Negara Indonesia kita harus bangga memiliki dan menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam acara resmi maupun kehidupan sehari-hari. Untuk di rumah, sedapat mungkin menggunakan bahasa daerah supaya bahasa daerah tetap lestari,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BBY) Mulyanto S.S. M.Hum.ketika menerima kunjungan kerja Redaksi Majalah Literasi Guru (Maligu) di ruang pertemuan BBY, Jalan I Dewa Nyoman Oka 34 Yogyakarta, Senin (28/3/2022).

Pada kesempatan ini, Mulyanto didampingi Bidang Pengembangan Bahasa dan Sastra BBY Dr Ratun Untoro M.Hum. Rombongan tamu dipimpin Susy Ernawati SPd M.Pd dan sejumlah staf yang sehari-hari berkarya sebagai guru dan pustakawan. Mereka bertanya seputar penggunaaan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari dan di media.

“Secara umum warga masyarakat sudah menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik. Namun ada juga yang merasa bangga dan agar dianggap intelek dengan memasukkan kosa kata bahasa asing ketika berbicara. Kalau kosa kata itu kita milki, semestinya tidak perlu menggunakan kosa kata asing,” kata Mulyanto.

Staf Maligu Yoseph Nai Helly S.Sit MA yang berasal dari Indonesia bagian timur mengisahkan awal tinggal di Yogyakarta. Dia pernah memiliki pengalaman berbahasa Jawa “dijerumuskan” menggunakan kosa kata tertentu untuk menyebut dirinya sendiri. Namun karena dia sudah tahu artinya, dia justru menasehati temannya untuk tidak berbuat seperti itu.

“Ya kita sebagai sesama Bangsa Indonesia yang berlainan suku dan bahasa daerah tidak boleh melakukan hal itu. Kita harus saling menghormati dan membantu agar saudara kita dari luar daerah dapat belajar Bahasa Jawa dengan baik. Tapi pengalaman Bapak itu pasti dalam konteks guyonan atau lelucon, meski harus ada batasnya,” kata Mulyanto seraya tersenyum.

Dia menjelaskan pula secara umum BBY memiliki tugas antara lain melaksanakan pengkajian bahasa dan sastra; melaksanakan pemetaan bahasa dan sastra; melaksanakan pemasyarakatan bahasa dan sastra; melaksanakan fasilitasi pelaksanaan pengkajian bahasa dan sastra; melaksanakan pemberian layanan informasi dan publikasi kebahasaan dan kesastraan; melaksanakan kerja sama dan hubungan masyarakat di bidang kebahasaan dan kesastraaan; melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengkajian, pemasyarakatan dan kerja sama di bidang kebahasaan dan kesastraan. (mar)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments