Home News Penggunaan Alkid Izin ke Penghageng KHP Wahana Sartokriyo Kraton Yogyakarta

Penggunaan Alkid Izin ke Penghageng KHP Wahana Sartokriyo Kraton Yogyakarta

139
0
Odong-odong dengan lampu warna warni menjadi ikon pariwisata malam di Alun alun Kidul, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Setelah sempat diberitakan sebagai wilayah yang tidak mempunyai warga yang positif Covid-19 semenjak terjadinya pandemi, akhirnya tidak dapat dihindarkan Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta dinyatakan terdapat 2 warganya yang dinyatakan positif. Data Penyebaran Covid-19 Kota Yogyakarta Data Per Kecamatan yang di-update tanggal, 1 Agustus 2020 pun sempat viral di beberapa grup warga dan menjadikan keresahan.

Menanggapi hal itu, Camat Kraton Drs. S. Widodo Mujiyatno, saat dihubungi Bernasnews.com, Senin (3/8/2020), menandaskan, bahwa pertama, kita semua musti disiplin kaitan protokol kesehatan, baik saat di lingkungan keluarga, tetangga, masyarakat dan tepat kerja. “Berusaha mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Ketiga, tetap laksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” terang Widodo.

Suasana Alun alun Kidul (Alkid) milik Kagungan Ndalem Kraton Yogyakarta pada waktu sore hari, foto diambil beberapa waktu lalu. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Menurut Widodo, terkena musibah terpapar Covid-19 bukan aib sehingga jangan dikucilkan dari masyarakat. “Yakinlah akan sembuh dan tetap semangat. Masyarakat tetap diimbau selain dengan konsisten melaksanakan protokol kesehatan, juga dilaksanakan penyemprotan disinfektan secara berkala di lingkungan,” ungkap camat humble itu.

Sementara berkenaan dengan kegiatan masyarakat pelaku pariwisata di Alun alun Kidul (Alkid) kagungan dalem Kraton Yogyakarta terkait pandemi Covid-19, Widodo selaku Camat Kraton menegaskan, bahwa sementara kegiatan sehari-hari masih dibatasi. Pagi; jam 06:00 – 10:00 WIB, Sore dan Malam; jam 16:00 – 20:00 WIB.

“Kemarin (Minggu,2/8) kami juga menata Alkid dari pelaku usaha, khususnya yang ada di trotoar dan Alkid sisi atas. Menyusul penataan mobil parkir tetapi untuk melakukan usaha, seperti, pakaian, sepatu, kuliner, tanaman dan lain sebagainya,” tegas Widodo.

Alkid di waktu malam dengan kemeriahan usaha odong-odong berhiaskan aneka lampu warna warni. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Sebagian mobil diminta balik kanan (pindah), lanjut Widodo, namun untuk mobil yang jual kuliner dan telah memasak hari itu masih dalam pengecualian. “Parkir mobil kuliner kami tempatkan tersendiri dan kami imbau untuk tidak jualan di Alkid” ujarnya.

Kaitan izin menggunakan Alkid, Widodo menambahkan, masyarakat agar mengajukan surat permohonan ke Penghageng KHP Wahana Sartokriyo, Kraton Yogyakarta. “Termasuk kepada teman-teman Paguyuban Pelaku Pariwisata Alun alun Kidul (Paparasi Alkid) Yogyakarta dan Koordinator Senam Harmoni Cakra Sejati,” pungkas Widodo. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here