Monday, June 27, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsPengakuan Korban Pemukulan di Holywings Jogja: Saya Menginginkan Keadilan

Pengakuan Korban Pemukulan di Holywings Jogja: Saya Menginginkan Keadilan

bernasnews.com – Bryan Yoga Kusuma, korban pemukulan di Holywings Jogja pada Sabtu (4/6/2022) menuntut keadilan. Tak hanya itu, ia berharap kasus ini mendapat atensi dari Polri maupun presiden.

Melalui sebuah video singkat, Bryan yang masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit menuturkan kejadian pemukulan yang menimpanya di tempat hiburan malam Holywings Jogja. Dia mengaku sempat dipukuli oleh sekitar 20 orang.

“Saya Bryan Yoga Kusuma, koban pengeroyokan di Holywings Yogyakarta sekitar 4 Juni lalu. Saya dikeroyok oleh sekitar 20 orang yang beberapa diantaranya merupakan anggota polisi. Saya dipukuli, dijatuhkan, dibenturkan ke aspal hingga babak belur,” kata Bryan dari rekaman yang diterima pada Senin (6/6/2022).

Usai dipukuli di Holywings Jogja, dia kemudian dibawa ke Polres Sleman. Tim kuasa hukum Bryan mengatakan, saat itu pihaknya diajak ke Polres dengan maksud untuk mediasi, namun yang terjadi justru sebaliknya.

“Saya kemudian di bawa ke kantor Polres Sleman dan saya dikeroyok oleh orang-orang yang ada di sana semua,” kata dia.

“Dalam kondisi setengah sadar, saya mencoba melarikan diri keluar dari polres untuk mencari pertolongan,” lanjutnya.

Atas kejadian pemukulan di Holywings Jogja yang menimpanya, Bryan berharap atensi dari Polri dan presiden terkait kinerja aparat penegak hukum.

“Saya mohon atensi dari para petinggi polri dan presiden, saya menginginkan keadilan untuk saya karena saya masih percaya masih ada polisi atau penegak hukum yang baik di indonesia ini yang benar mengayomi dan melindungi masyarakat. Saya harap agar bangsa dan negara bisa menegakkan keadilan,” pungkasnya. (van)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments