Thursday, August 18, 2022
spot_img
spot_img
HomePendidikanPengabdian kepada Masyarakat Dosen UAD di SMP Muhammadiyah 10 Yogya

Pengabdian kepada Masyarakat Dosen UAD di SMP Muhammadiyah 10 Yogya

bernasnews.com – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2022 di SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta (Muhdasa) Jalan Sagan GK V/1046 Yogyakarta, Jumat (5/8/2022). Tema yang disampaikan menurut Ketua Kelompok PkM Dosen UAD 2022 Dr. Abdul Hopid, S.Pd.I., M.Ag., “Peningkatan Kompetensi Bacaan Al-Qur’an Melalui Pelatihan Tashsin Al-Qur’an bagi Guru SMP Muhammadiyah 10 Yogyakarta”.

“Sekalipun tertulis pada tema khusus bagi guru atau pendidik, tapi mempertimbangkan antusias para tenaga kependidikan ingin mengikuti, maka mereka mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan diikuti 29 peserta, terdiri 21 pendidik  dan delapan orang  tenaga kependidikan. Selaku pemateri Ustadz Suwandi, S.Pd., M.Pd,” kata Abdul Hopid kepada bernasnews.com, Jumat malam.

Menurut dia, Kepala SMP Muhdasa Esti Priyantini, S.Pd., M. Pd.,BI. menyambut baik acara pelatihan tersebut karena sangat relevan dengan visi Muhdasa yakni Membentuk Generasi Qur’ani yang Bertalenta dan Berkemajuan.

Abdul Hopid dalam sambutan mengemukakan, pelatihan Tahsin Al-Qur’an merupakan salah satu implementasi program Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang semuanya merujuk pada tujuan Muhammadiyah. Untuk menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi agar tujuan bersama dapat terwujud.

“UAD sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) sangat peduli dengan sekolah mitra dalam hal ini SMP Muhdasa. Harapannya upaya peningkatan kompetensi pendidik dan tendik di sekolah ini berimplikasi pada kompetensi peserta didik, serta berimplikasi pada semakin tumbuhnya kultur religius di sekolah,” kata dia.

Secara terpisah, Kepala SMP Muhdasa Esti Priyantini kepada bernasnews.com, Sabtu (6/8) mengatakan, kegiatan PkM Dosen UAD 2022 ini sangat bermanfaat bagi sekolah terutama untuk  guru-guru dan tenaga kependidikan.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi pemantik untuk lebih memperbaiki kemampuan bacaan Al-Qur’an, namun menjadi satu proses untuk memperbaiki kualitas pengajaran dan pendampingan baca tulis Al-Quran seluruh siswa-siswi Muhdasa. Pelatihan ini adalah bagian dari tahapan agar di tahun depan Muhdasa mampu mengembangkan program Tahsinul Qur’an untuk siswa. Untuk itulah proses harus dimulai dari pendidiknya,” kata Esti Priyantini. (mar)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments