Home News Penerapan Sensor Passive Infra Red Prokes 5M, Prodamat Mahasiswa Magister Pendidikan Fisika...

Penerapan Sensor Passive Infra Red Prokes 5M, Prodamat Mahasiswa Magister Pendidikan Fisika UAD

382
0
Kegiatan prodamat oleh mahasiswa magister Pendidikan Fisikan UAD Yogyakarta, Minggu (23/10/2021), di Masjid Mujahidin, Argodadi, Kapanewon Sedayu, Bantul. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Sejumlah mahasiswa magister Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta melaksanakan program pemberdayaan umat (prodamat), Minggu (24/10/2021), di Masjid Mujahidin, Argodadi, Kapanewon Sedayu, Bantul.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dukuh Bakal Pokok, Takmir masjid, beberapa mahasiswa UAD dan beberapa orang warga sekitar. Prodamat mengangkat tema ‘Penerapan Sensor Passive Infra Red Berbantuan Arduino Sebagai Pengingat Taat 5 M Di Masa Pandemi’.

Dalam prodamat tersebut, para mahasiswa magister Pendidikan Fisikan UAD membuat sensor passive infra red berbantuan arduino. Sementara yang melatari belakang pembuatan sensor passive infra red ini didasari oleh peningkatan kasus Covid-19 yang masih saja terjadi sampai saat ini.

“Berdasarkan hasil survai, ternyata warga di Argodadi, khususnya di sekitaran Masjid Mujahidin Bakal Pokok RT 28, belum memahami dengan baik tentang pencegahan Covid-19. Banyak warga yang masih mengabaikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” terang Sumadi, salah satu mahasiswa pelaksana prodamat dalam rilis yang dikirim ke Bernasnews.com.

Oleh karena itu, lanjut Sumadi, melalui program pemberdayaan umat Pascasarjana Pendidikan Fisika UAD bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dalam menanggulangi penyebaran wabah Covid-19, dengan cara membuat Sensor Passive Infra Red Berbantuan Arduino Sebagai Pengingat Taat 5 M.

“Manfaat adanya kegiatan prodamat ini diharapkan agar semua warga di sekitar Masjid Mujahidin Bakal Pokok RT 28, Argodadi, Sedayu, Bantul mampu menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan sensor passive infra red berbantuan arduino dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (*/ Nuning)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here