Home Pendidikan Pendidikan IPA Jalur Menuju Kualitas Kehidupan Lebih Baik

Pendidikan IPA Jalur Menuju Kualitas Kehidupan Lebih Baik

238
0
Pelatihan MGMP IPA SMP/MTs Yogyakarta bertajuk “Menuju Guru IPA Memesona” yang dibuka oleh Kepala Dinas Dikpora Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori, S.E., M.Si di Lab Serba Guna SMP Negeri 5 Yogyakarta, 8 November 2021. Foto: Dokumentasi MGMP IPA SMP/MTs Kota Yogyakarta

BERNASNEWS.COM – Belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebenarnya adalah usaha untuk menuju hidup yang layak, baik terkait pengetahuan, ketrampilan dan sikap. Seperti halnya definisi IPA sebagai a way of thinking, a way of investigating, a body of knowledge, dan science and its interaction with tecnology and society.

“Hal ini menunjukkan betapa IPA mencakup seluruh kebutuhan manusia sebagai makhluk hidup untuk hidup.  Pendidikan IPA menjadi salah satu jalur menuju kualitas kehidupan yang lebih baik. Tentu hal ini harus, bahkan wajib didukung, dengan kompetensi literasi yang mumpuni,” kata Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA SMP/MTs Kota Yogyakarta Ajik Susanto S.Si kepada Pegiat Literasi Y.B. Margantoro yang menemuinya di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 3 Yogyakarta, Jalan Pajeksan Ngupasan, Yogyakarta, Kamis (16/12/2021).

Dalam pertemuan bincang-bincang tentang IPA dan Literasi ini Ajik Susanto didampingi Ketua Komunitas Penulis Guru (KPG) Hayam Wuruk 11 Yogyakarta Ponijo SPd yang juga guru di SMP Negeri 3 Yogyakarta. Pada kesempatan ini, Margantoro menyerahkan Jurnal Ilmiah Dwija Sembada kepada Ajik serta berharap untuk kerjasama dan melakukan kebersamaan dalam kegiatan literasi guru.

Dinamika KBM selama pandemi

Ditanya bagaimana dinamika kegiatan belajar mengajar (KBM) IPA selama pandemi Covid 19, Ajik yang juga Pengurus Perkumpulan Pendidik IPA (PPII) Indonesia Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini mengatakan, pandemi benar-benar membelajarkan segala sesuatu khususnya bidang pendidikan dengan sangat luar biasa dan efektif.

“Apa pernah membayangkan tiba-tiba hampir semua guru berbondong-bondong beralih dari pembelajaran tatap muka dengan tatap maya? Apakah pernah terbayang bahwa hampir semua sekolah menggunakan kelas virtual dalam ruang belajar menggunakan learning management system (LMS)? Belum lagi tiba-tiba youtube bersliweran video-video yang berisi materi ajar bagi guru dari mapel apapun?

Ketua MGMP IPA SMP/MTs Kota Yogyakarta Ajik Susanto, S.Si didampingi Ketua KPG Hayam Wuruk 11 Yogyakarta Ponijo, SPd menerima Jurnal Ilmiah Dwija Sembada dari Pegiat Literasi Y.B, Margantoro, di SMP Negeri 3 Yogyakarta, Jalan Pajeksan Ngupasan, Yogyakarta, Kamis (16/12/2021). Foto : Kiriman Y.B. Margantoro

Ini percepatan yang luar biasa dan syukur terjadi di balik kondisi yang tidak menentu. Jika dalam kondisi normal, mungkin percepatan ini tidak seperti sekarang. Jika membicarakan dinamikanya, maka hal yang menarik adalah kemampuan guru untuk tanggap ing sasmito, tanggap dengan perubahan dan tuntutan layanan kepada peserta didik. Salah satu cotoh adalah KBM IPA yang identik dengan praktik di laboratorium kemudian beralih dengan berbagai cara untuk dapat dilakukan, berbagai strategi dipilih untuk mencapai kompetensi,” kata dia.

Bagaimana respon dan kemampuan siswa secara umum terhadap mata pelajaran IPA? Menurut Ajik Susanto, secara umum respon siswa bervariasi. Ini sebagai dampak dari dinamika KBM yang terjadi selama pandemi. Kemampuan siswa tentu juga fluktuatif karena keterbatasan akibat pandemi. Apakah benar ketika diuji tersebut adalah benar-benar menggambarkan kemampuan siswa?

PTMP atau pertemuan tatap muka terbatas merupakan momentum untuk melihat bagaimana siswa setelah mengalami hampir dua tahun berdaring ria. Beberapa siswa yang biasanya respon dalam ruang virtual baik via chat maupun pertemuan dengan web meeting cepat, dalam PTMT ternyata tidak seperti ketika daring.

Peningkatan kualitas guru

Ketika ditanya bagaimana upaya MGMP IPA SMP/MTs Kota Yogyakarta untuk peningkatan kualitas guru IPA, Ajik yang berpangkat Penata Muda Tingkat I/IIIb ini mengatakan, MGMP IPA SMP Kota Yogyakarta sebagai wadah sekaligus komunitas guru tentunya memberi beberapa alternatif yang dapat dipilih diantara alternatif lain yang banyak sekali melalui webinar atau pelatihan daring yang diselenggarakan berbagai instansi.

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh MGMP IPA SMP Kota Yogyakarta : a) Merumuskan materi esensial melalui pemetaan Indikator Kunci yang dianalisis dari Kompetensi Dasar pada jenjang SMP; b) Menyusun modul pembelajaran IPA yang dapat digunakan oleh seluruh guru SMP di Kota Yogyakarta dengan memberi keleluasaan guru di tiap sekolah untuk mengembangkan; c) Menyiapkan soal ujian bersama seperti untuk penilaian akhir tahun (PAT) yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga; d) Diskusi dan sharing melalui Whatsapp Group terkait kendala atau saling sharing praktik baik dalam pembelajaran; e) Mengadakan beberapa pelatihan.

Pelatihan itu antara lain bekerjasama dengan Jurusan Pendidikan Biologi UNY melalui program pengabdian masyarakat dengan pelatihan teknis membuat video pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di masa pandemi dengan pemateri  dosen dari UNY

Kemudian menyelenggarakan pelatihan bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga Kota Yogyakarta bertajuk Menuju Guru IPA Memesona dengan materi tentang Nature of Science dan pemetaan potensi sekolah untuk pembelajaran, flipped classroom untuk pembelajaran di masa pandemi dan penyusunan karya inovatif guru dengan pemateri dosen dari UNY dan pengawas sekolah.

Untuk program kerja kerja MGMP IPA tahun 2022, menurut Ajik, akan disusun pada rapat pengurus di akhir Desember 2021 dan akan disampaikan pada anggota pada awal semester berikutnya di bulan Januari 2022.

Ditanya harapan kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Dikpora Kota Yogyakarta, dia mengatakan, adanya peningkatan kualitas pembelajaran melalui peningkatan kualitas guru secara profesional dengan difasilitasi seoptimal mungkin. Terutama dukungan dalam bentuk apapun terkait dengan penulisan untuk publikasi ilmiah, karya ilmiah dan sejenisnya untuk jenjang karir yang baik.

Kepengurusan MGMP IPA SMP Kota Yogyakarta saat ini : Pembina Kepala Dinas Dikpora Kota Yogyakarta, Penasehat ; Kabid PTK, Data dan Sistem Informasi Dinas Dikpora Kota Yogyakarta, Penanggung Jawab Drs Rudi Darmawan MPd (Dinas Dikpora Kota Yogyakarta).

Ketua I Ajik Susanto, S.Si (SMP Negeri 3), Ketua II Herman Mursito, S.Pd (SMP Negeri 2), Sekretaris I Bekti Prasetyaningsih, SPd., M.Pd (SMP Negeri 4), Sekretaris II Retno Yosiani Tanjungsari (SMP Negeri 15), Bendahara I Rufaida Haryati, SPd (SMP Negeri 7), Bendahara II Aryani Artha Kristanti, SPd., MPd (SMP Negeri 5).

Anggota : Bidang dan Pelatihan Rina Purwendri SPd (SMP Negeri 14), Bidang Penelitian dan Pengembangan E Emma Widyaningsih SPd., MPd (SMP Negeri 1) dan Bidang Humas & Kerjasama Sudarmi SPd MPd (SMP Negeri 15). (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here