Tuesday, June 28, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsPemukulan di Holywings Jogja, 13 Polisi Diperiksa

Pemukulan di Holywings Jogja, 13 Polisi Diperiksa

bernasnews.com – Polda DIY telah memeriksa 17 polisi terkait dengan dugaan pemukulan di Holywings Jogja yang menimpa Bryan Yoga Kusuma pada Sabtu (4/6/2022) dini hari. Dari hasil sementara, diketahui 2 polisi diduga melakukan pelanggaran kode etik.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto dalam keterangannya melaporkan terkait kasus pemukulan di Holywings Jogja itu, Kapolda telah memerintahkan pemeriksaan sejumlah saksi. Total ada 17 orang saksi diperiksa diantaranya 4 masyarakat umum dan 13 orang anggota Polri yang sedang bertugas piket yang saat itu berada di Polres Sleman.

“Setelah hari ini subdit paminal melakukan pemeriksaan sebanyak 17 orang yang diduga mengetahui peristiwa itu. Kemudian melakukan gelar terhadap perkara tersebut dan telah disimpulkan sementara bahwa ada pelanggaran yang dilakukan oleh dua orang anggota,” kata Yuliyanto, Minggu (5/6/2022).

Meski demikian, pihaknya tak membeberkan pelanggaran kode etik yang dimaksud dan juga peran kedua anggota polisi tersebut dalam kasus pemukulan di Holywings Jogja itu. Adapun kedua anggota tersebut sebagaimana dimaksud Yuliyanto bertugas di Satreskrim Polres Sleman dan dalam waktu dekat anggota yang terlibat akan di lakukan sidang KEPP (Kode Etik Profesi Polri).

“Anggota terduga pelanggar sebanyak dua orang. Inisial AR dan LV, keduanya bertugas di satreskrim Polres Sleman,” katanya.

Diberitakan sebelumnya seorang pria bernama Bryan Yoga Kusuma dikeroyok sejumlah orang di Holywings Jogja pada Sabtu dini hari (4/6/2022). Kini Bryan masih dirawat di rumah sakit. Anung Prajotho menyebut bahwa pemukulan itu diduga juga melibatkan oknum polisi.

“Saat perkelahian, Bryan Yoga Kusuma dihajar kurang lebih selama 1 jam oleh sekitar 20 orang, dan ada juga oknum polisi yang terlibat,” ujar, perwakilan dari keluarga. (van)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments