Home News Pemudik ke Sleman Tetap Tinggi

Pemudik ke Sleman Tetap Tinggi

331
0
Ketentuan bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor, mobil dan bus umum. Sumber : Kadinashub DIY

BERNASNEWS.COM – Meski pemerintah telah melarang warga untuk mudik dan berlaku efektif mulai Jumat (24/4/2020), namun jumlah orang yang datang dari luar DIY ke Kabupaten Sleman pada Jumat (24/4/2020) hingga pukul 16.00 WIB tetap tinggi yakni sebanyak 107 orang. Jumlah ini sedikit menurun dibanding sehari sebelumnya atau Kamis (23/4/2020) yang berjumlah 114 orang dan pada hari Rabu (22/4/2020) yang mencapai 193 orang.

Dan secara keseluruhan terhitung sejak 15 April 2020 hingga Jumat (24/4/2020) sore, jumlah orang yang datang dari luar DIY ke Sleman sebanyak 6.827 orang. “Tren jumlah orang yang datang ke Sleman sejak 15 April 2020 selalu meningkat setiap hari,” kata Shavitri N Dewi, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman yang juga Kabag Humas Pemkab Sleman dalam rils yang dikirim kepada Bernasnews.com, Jumat (24/4/2020) malam.

(Baca juga : Hingga Rabu (22/4) Sore, Pemudik ke Kabupaten Sleman 6.610 Orang)

Larangan mudik oleh pemerintah yang berlaku mulai Jumat (24/4/2020) sepertinya tak digubris oleh warga. Hal ini terlihat dari jumlah pemudik, khususnya ke Kabupaten Sleman pada Jumat (24/4/2020), tetap tinggi meski sedikit menurun dibanding sehari sebelumnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DIY Tavip Agus Rayanto mengatakan, DIY menolak warga dari zona merah Covid-19 setelah ada larangan dari pemerintah pusat yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Dan mulai Jumat (24/4/2020), tiga pintu masuk ke DIY yakni dari arah Purworejo, Magelang dan Klaten, dijaga ketat bahkan ditutup.

(Baca juga : DIY Tolak Warga dari Zona Merah Covid-19)

“Ketiga pintu masuk utama tersebut akan dijaga ketat oleh petugas gabungan seperti dari Dinas Perhubungan, TNI, Polri dan lain-lain,” kata Tavip Agus Rayanto kepada Bernasnews.com, Kamis (23/4/2020). (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here