Home News Pemkot Yogyakarta Siapkan Rute Khusus Sepeda Untuk Moda Transportasi

Pemkot Yogyakarta Siapkan Rute Khusus Sepeda Untuk Moda Transportasi

169
0
Sebuah kelompok komunitas gowes (pesepeda) saat giat jelajah Wisata nJeron Beteng Kraton Yogyakarta beberpa waktu lalu. Foto sekadar sebagai ilustrasi. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM bekerja sama dengan Sego Segawe Reborn menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tajuk“Menuju Jogja sebagai Kota Bersepeda dan Kota yang Mendukung Moda Transportasi Ramah Lingkungan sebagai Upaya Memperbaiki Kualitas Udara”, Kamis (27/5/2021), di Lantai 2 Wisma MM UGM, Yogyakarta.

Tujuan FGD untuk memformulasikan grand design kota dalam mengurangi polusi udara dan mendukung udara bersih di Kota Yogyakarta. Beberapa hal yang dibahas dalam FGD diantaranya mengidentifikasi kebijakan yang telah dirancang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta untuk mendukung pejalan kaki, pengguna kendaraan tidak bermotor dan kendaraan umum yang terintegrasi.

Seperti dikutip dari Portal Berita Pemkot Yogyakarta, Wakil Walikota Yogyakarta Drs. Heroe Poerwadi, MA dalam sambutannya berharap, FGD ini dapat menjadi sarana diskusi yang nantinya bisa merumuskan sebuah konsep bagaimana menjadikan Jogja ramah lingkungan. “Salah satu diantara dalam mengusahakan Jogja ramah lingkungan adalah pembatasan kendaraan masuk di Jogja. Mengganti kendaraan yang lebih ramah lingkungan, termasuk membiasakan masyarakat untuk bersepeda,” ungkap Heroe.

Wakil Walikota Yogyakarta Drs. Heroe Poerwadi, MA. (Foto: Dok. Bernasnews.com)

Sementara Kepala Pustral UGM Bambang Agus Kironoto menyambut baik adanya FGD ini, mengingat aktivitas sepeda di Yogyakarta yang luar biasa. “Komunitas Sego Segawe ini adalah satu upaya yang luar biasa dari Pemkot Yogyakarta yang mendorong agar warga Jogja khususnya di Pemerintah Kota untuk bisa menggunakan sepeda guna sekolah dan nyambut gawe (bekerja),” kata Bambang.

Dikatakan, bahwa dirinya yakin Pemkot Yogyakarta sudah mengupayakan hal-hal untuk mendukung fasilitas sepeda, seperti sudah adanya jalur-jalur sepeda yang sudah dibuat di beberapa kawasan. Juga mengenai sisi keamanan dalam bersepeda, lanjut Bambang, karena masih banyak dijumpai kecelakaan sepeda yang diakibatkan kurangnya sisi keamanan pesepeda.

“Perlu ada jalur yang memang aman untuk sepeda, sehingga orang yang bersepeda itu benar-benar nyaman. Kita melihat masih ada kendaraan sepeda motor dan mobil yang masih kurang mengutamakan pesepeda,” tegas Kepala Pustral UGM, dikutip dari Portal Pemberitaan Pemerintah Kota Yogyakarta, Jumat (28/5/2021).

Senada dengan yang disampaikan Bambang, Heroe Poerwadi menambahkan, bahwa saat ini Pemerintah Kota Yogyakarta sedang membuat rute-rute khusus sepeda. Dan ingin menjadikan sepeda sebagai bagian dari moda transportasi untuk wisata, bekerja, maupun berolahraga.

Di kampung-kampung Pemkot Yogyakarta telah siapkan ‘pit stop’ agar pesepeda bisa berhenti menikmati lingkungan sekitar. Juga memperbaiki sarana-prasarana infrastruktur jalan agar satu tempat dan tempat lain dapat terhubung secara nyaman dan enak bagi para pesepeda. “Upaya agar ‘Jogja Lebih Bike’ dalam konteks bisa mengubah kebiasaan masyarakat menjadi bersepeda. Kita harus menyiapkan berbagai macam upaya yang memungkinkan masyarakat punya semangat untuk bersepeda,” pungkas orang nomor dua di Pemkot Yogyakarta itu. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here