Home News Pemkot Yogyakarta Menerima Anugerah KPAI Award Tahun 2021

Pemkot Yogyakarta Menerima Anugerah KPAI Award Tahun 2021

171
0
Lambang Pemerintah Kota Yogyakarta. (Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menetapkan Pemerintah Kota Yogyakarta sebagai penerima Anugerah KPAI Award Tahun 2021 untuk kategori Pemerintah Daerah Kota yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak dan pelaporan berbasis aplikasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pelaporan (SIMEP) Perlindungan Anak Tahun 2021.

Sebagaimana dikutip dari Portal Pemberitaan Pemerintah Kota Yogyakarta, acara penyerahan Anugerah KPAI Award Tahun 2021 dilakukan secara daring, Kamis (22/7/2021), di Ruang Yudhistira Balaikota, Timoho, Yogyakarta. Pemerintah (Pemkot) Yogyakarta  berhasil meraih nilai tertinggi dalam penghargaan pada kategori tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2AKB)  Kota Yogyakarta  Edi Muhammad mengatakan, bahwa Kota Yogyakarta sudah dua kali mendapatkan penghargaan Anugerah KPAI Award. 

“Pada tahun kemarin Kota Yogyakarta mendapatkan rangking ke empat. Untuk tahun ini naik menjadi peringkat pertama dalam kategori Pemerintah Daerah Kota yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak dan pelaporan berbasis aplikasi SIMEP Perlindungan Anak Tahun 2021,” ungkap Edi.

Dikatakan, pencapaian prestasi ini merupakan hasil kerjasama yang luar biasa antara berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkup Pemerintahan Kota Yogyakarta dalam upaya memenuhi dan melindungi hak-hak anak. Dalam proses penyusunan pelaporan berbasis aplikasi SIMEP Perlindungan Anak Tahun 2021 ini, KPAID Kota Yogyakarta bersama DP3P2AKB Kota Yogyakarta telah melakukan beberapa strategi dalam upaya pengisian laporan SIMEP sebagai wujud evaluasi diri dalam proses pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak.

Pihaknya juga mengapresiasi komitmen dan inovasi kementerian serta lembaga yang telah berkontribusi aktif dalam perlindungan anak dan pemenuhan hak-hak anak dalam mendukung pencapaian visi Kota Yogyakarta terhadap perlindungan dan pemenuhan hak yang berintegritas. 

“ Juga kepada masyarakat, OPD dan KPAI yang telah membantu pemerintah dalam meningkatkan Sistem Pengawasan Penyelenggaraan Perlindungan Anak Nasional yang efektif dan kredibel, sehingga Kota Yogyakarta sanggup meningkat inovasinya hingga saat ini,” ujarnya. 

Lanjut Edi Muhammad, mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu dan menjalin kerjasama bersama Pemerintahkota Yogyakarta. “Semoga komitmen bersama ini dapat menciptakan sistem kota yang ramah, mengurangi kekerasan terhadap anak.” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KPAID Kota Yogyakarta Sylvi Dewajani menyampaikan, bahwa proses yang dilalui Kota Yogyakarta untuk mencapai penghargaan ini tak luput dari bantuan semua instansi pemerintah dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya menjelaskan proses yang dilalui hingga menerima penghargaan tersebut, dengan mengirimkan surat sekaligus formular isian SIMEP  kepada setiap instansi terkait seperti Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Tinggi, BAPAS, dan Polresta.

“Juga melakukan pendampingan pengisian formulir oleh lima lembaga tersebut baik secara langsung, maupun melalui zoom meeting, mengintegrasikan data yang telah terkumpul dalam pertemuan rapat koordinasi terbatas (Rakortas),” terang Sylvi. 

Dikatakan, dengan komitmen bersama menciptakan sistem dan memperbarui inovasi upaya perlindungan anak ini diperuntukkan bagi kemajuan anak bangsa. Tak hanya itu, KPAID Kota Yogyakarta juga melakukan verifikasi data ke lapangan secara langsung dan menginput data final yang sudah terkumpul dan terverifikasi.

“Langkah ini kami lakukan bersama dengan  DP3P2AKB Kota Yogyakarta agar dapat diperoleh data dan substansi isian yang lengkap dan terintegrasi,” kata Sylvi.

Sylvi berharap, kedepannya Kota Yogyakarta akan terus berinovasi dan menerima penghargaan dengan peringkat pertama dan menjadikan Kota Yogyakarta menjadi kota yang ramah anak serta memiliki komitmen bersama dalam melindungi anak terutama di masa pandemi saat ini dimana angka kekerasan cukup tinggi. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here