Home News Pemkab Sleman Bentuk 119 Duta Perubahan Perilaku sebagai Pelopor Melawan Covid-19

Pemkab Sleman Bentuk 119 Duta Perubahan Perilaku sebagai Pelopor Melawan Covid-19

130
0
Kegiatansosialisasi Pembekalan dan Pelatihan bagi 119 tenaga DPP yang dilakukan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo ini dilaksanakan pada Rabu (4/8/2021) bertempat di Smart Room, Diskominfo Kabupaten Sleman. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) lakukan sosialisasi Pembekalan dan Pelatihan bagi 119 tenaga perubahan perilaku atau Duta Perubahan Perilaku (DPP).

Kegiatan yang dilakukan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo ini dilaksanakan pada Rabu (4/8/2021) bertempat di Smart Room, Diskominfo Kabupaten Sleman. Dalam acara tersebut juga dihadiri Satgas Covid Pusat Bidang Perubahan Perilaku, Nita Lusaid dan Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN DIY, Witriastuti Susani Anggraeni.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menjelaskan, bahwa pengadaan tenaga sosialisasi dan edukasi perubahan perilaku atau disebut sebagai Duta Perubahan Perilaku (DPP) terstruktur ini, dimaksudkan untuk mempercepat perubahan perilaku melalui pendekatan sosialisasi ke sasaran keluarga di setiap kalurahan terkait edukasi Covid-19.

“DPP dipilih dari warga setempat karena lebih mengetahui karakter dan sasaran di wilayahnya. DPP selain menjadi pelopor melawan Covid-19 juga mempunyai tugas memberikan edukasi pada warga yang masih belum percaya bahwa Covid-19 ada,” ungkap Kustini.

Selain itu, lanjut Kustini, DPP juga mempunyai tugas mengubah cara berfikir dan bertindak masyarakat untuk memerangi Covid 19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang benar.

Sementara itu Kepala Dinas P3AP2KB Suci Iriani mengatakan, bahwa di tengah pandemi ini masih ada kelompok orang yang tidak percaya dengan adanya Covid-19. Mereka yang tidak percaya sering disebut sebagai covidiot atau covid denier.

“Diharapkan keberadaan DPP dapat meyakinkan dan mengubah mindset mereka, karena Covid-19 dapat menjangkit siapa saja termasuk  orang-orang yang mereka sayangi,” kata Suci. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here