Home Opini Pemimpin Level 5 Melahirkan Pemimpin Masa Depan

Pemimpin Level 5 Melahirkan Pemimpin Masa Depan

101
0
Muhammad Roni Indarto, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN

BERNASNEWS.COM – Setiap orang merupakan pemimpin dan akan ditanyakan kelak tentang apa yang dipimpinnya. Hal ini mestinya menjadi perhatian yang lebih bagi kita karena apa yang kita lakukan pasti menjadi tanggungjawab yang harus dipertanggungjawabkan. Untuk itu perlu modal pengetahuan yang cukup mengenai kepemimpinan yang akan  dipertanggungjawabkan kelak kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

Kepemimpinan merupakan kemampuan dari seseorang untuk memimpin dan mengelola anggota tim secara efektif dan efisien, dalam mencapai tujuan perusahaan secara baik dan benar. Yang dimaksudkan dengan baik di sini tentunya sesuai dengan adab atau akhlak pada umumnya, sedangkan benar sesuai dengan kaidah-kaidah profesionalisme dari seorang pemimpin.

Konsep dasar dari kepemimpinan ini adalah teori dan seni. Teori kepemimpinan bisa dipelajari melalui berbagai sumber, bisa membaca dari literatur-literatur yang berhubungan dengan kepemimpinan maupun bisa mengikuti berbagai pelatihan kepemimpinan, sedangkan seni adalah bagaimana seseorang menerapkan teori kepemimpinan tersebut dalam memimpin sebuah tim atau lebih.

Haris Munandar mengungkapkan bahwa banyak sekali teori kepemimpinan yang disampaikan oleh para pakar leadership. Tentunya semua teori tersebut tidak akan dibahas dalam artikel ini. Dalam artikel ini hanya kita bahas Kepemimpinan Level 5. Pemimpin Level 5 mengkombinasikan antara pribadi rendah hati dan profesional. Pemimpin Level 5 memiliki ambisi tidak untuk dirinya, tetapi untuk organisasi.

Mereka menyiapkan penggantinya untuk meraih sukses dengan lebih baik pada generasi berikutnya. Mereka menampilkan kesederhanaan yang menonjol dan bersahaja. Mereka didorong dan dipengaruhi dengan kebutuhan untuk menghasilkan hasil yang berkelanjutan. Mereka melakukan apa pun untuk membuat organisasi menjadi besar, tidak peduli sekeras apapun. Pemimpin Level 5 menampilkan kompetensi yang memadai. Pemimpin Level 5 mencari atribut yang menjadi faktor sukses di luar dari dirinya sendiri. Bila ada sesuatu yang buruk, mereka akan bertanggungjawab penuh dan tidak membanggakan keberhasilan yang dicapai, kemudian untuk hasil yang mengecewakan, orang lain disalahkan.

Seperti yang di sampaikan oleh Jim Colin dalam bukunya Good to Great, kepemimpinan Level 5  merupakan hasil dari penelitian secara empiris. Level 5 mengacu kepada 5 tingkatan hirarki kapabilitas dari seorangn pemimpin, dengan Level 5: EXECUTIVE sebagai yang teratas.

Apabila seseorang mencapai Level 5, maka artinya orang tersebut juga memiliki kemampuan dari level 1 hingga level 4Level 5 leadership digambarkan sebagai salah satu faktor yang menyebabkan mengapa ada perusahaan/ organisasi yang mampu membuat lompatan besar untuk meraih sukses. Para pemimpin Level 5 menyalurkan kebutuhan ego mereka lepas dari keinginan mereka sendiri menuju ke sebuah tujuan yang lebih besar yaitu membangun perusahaan yang besar. Pemimpin level 5 menyalurkan ambisi mereka untuk pertama dan utama adalah membangun perusahaan dan bukan diri mereka sendiri.

Terkait dengan pemimpin level 5 di Indonesia sudah muncul konsep kepemimpinan seperti yang diungkapkan Jim Collin, yaitu konsep kepemimpinan yang disampaikan oleh Ki Hadjar Dewantara, Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.

Konsep kepemimpinan Ki Hadjar bisa disamakan dengan konsep kepemimpinan level 5. Ing Ngarsa Sung Tulada, konsep ini menyatakan bahwa seorang pemimpin di depan memberikan contoh yaitu seperti jujur, adil, amanah dan sebagainya. Salah satu cara terbaik adalah keselarasan dalam perkataan dan perbuatan. Ada ungkapan bahwa: satu tindakan lebih berarti daripada seribu perkataan.

Ing Madya Mangun Karsa, seorang pemimpin di tengah-tengah karyawannya dapat memberikan dan mengembangkan motivasi juga membakar semangat. Seorang pemimpin harus mampu berkerja sama dengan anak buahnya. Seorang pemimpin di tengah-tengah kesibukannya dituntut untuk dapat memberikan inovasi juga dapat menciptakan iklim kerja yang baik dan damai, bukan memberikan kegaduhan. Dengan demikian akan tercipta sebuah tim solid yang dipenuhi dengan keoptimisan untuk meraih kesuksesan bersama, bukan hanya kesuksesan secara pribadi namun kesuksesan untuk perusahaan.

Dalam konsep ini karyawan benar-benar merasakan kehadiran seorang pemimpin dalam setiap aktivitas di perusahaan. Dengan demikian otomatis pasti karyawan akan berkerja lebih serius, lebih giat dan all out. Untuk itu harus dihindari seorang pemimpin hanya duduk manis atau bersembunyi di belakang meja saja. Pmimpin level ini idealnya ikut turun langsung berjuang bersama karyawannya. Hal inilah yang disebut sebagai sikap profesionalisme seorang pemimpin.

Tut Wuri Handayani adalah sebuah mekanisme kepemimpinan melalui pendelegasian. Seorang pemimpin harus mampu memberikan dorongan moral kepada anak buahnya untuk bisa tampil dan mengambil peran pada pekerjaannya. Seorang pemimpin harus percaya dan yakin pada kemampuan karyawannya serta mau dan mampu memberikan kepercayaan kepada karyawannya. Bukti nyata dari pemberian kepercayaan tersebut adalah dengan pendelegasian atau memberikan amanah dan  wewenang sesuai kapasitas masing-masing karyawan.

Seorang pemimpin juga dituntut untuk mampu memberikan motivasi dan keyakinan kepada karyawannya bahwa mereka mampu untuk melakukan tugas yang telah diberikan kepadanya. Seorang pemimpin level 5 tentunya akan bangga ketika melihat karyawannya tampil melebihi dirinya.

Seorang pemimpin harus mampu mendidik dan melatih karyawannya untuk dapat berkerja secara mandiri. Dengan demikian seorang pemimpin harus memiliki  komitmen untuk dapat mengkader karyawannya menjadi lebih baik dari dirinya saat ini. Seorang pemimpin bersifat rendah hati, tidak gila terhadap sanjungan atau penghormatan sudah seharusnya tidak gila akan sanjungan dan penghormtan.

Karena sesungguhnya kehadiran seorang pemimpin bukan hanya untuk melahirkan para pengikut atau follower, akan tetapi seorang pemimpin harus mampu memberikan dorongan moral yang kuat. Pemimpin yang hebat adalah seorang pemimpin yang mampu melahirkan pemimpin pemimpin baru di masa depan. (Muhammad Roni Indarto, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here